Jumat, 17 April 2026

Namanya Maling, Panti Rehabilitasi Juga 'Digarap' di Labuan Bajo

Diduga beraksi dini hari, perampok 'gasak' sejumlah barang elektronik di panti rehabilitasi di Manggarai Barat

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Servan Mammilianus
Barang berserakan di lantai setelah digarap maling 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Servan Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Dua unit laptop, satu buah kamera foto dan satu buah hardisk eksternal di ruangan kantor panti rehabilitasi Binongko Labuan Bajo, digasak maling.

Raibnya sejumlah barang itu baru diketahui pada  Rabu (23/1/2018) pukul 07.00 Wita, setelah para penghuni panti dan suster pengasuh selesai sarapan pagi.

Diduga, aksi pencurian itu berlangsung pada Rabu dini hari.

"Gembok pintu gerbang kami dibobol dan kaca nako jendela kantor juga dibuka. Mungkin karena tidak berhasil masuk lewat jendela, pencuri itu membobol pintu dan berhasil masuk. Dua laptop, satu Kamera Canon dan satu hardisk eksternal hilang," kata Suster Ani, SSpS, selaku pengelolah panti rehabilitasi Binongko. Dia ditemui di panti itu pada Rabu siang.

Dirinya, pada malam kejadian tidur sekitar pukul 24.00 Wita karena keasyikan membaca buku tetapi tidak mendengar bunyi apapun.

Selain itu, pintu pada beberapa kamar tidur dari penghuni panti yang berada di dekat kantor sudah biasa tidak ditutup pada malam hari karena panas.

Namun tak ada yang tahu saat maling menggasak barang kantor. Dia menduga aksi pencurian berlangsung dini hari.

Pihak panti sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Pihak kepolisianpun pada hari itu langsung menuju panti dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pantauan Pos Kupang Rabu siang, gembok pintu yang dibobol adalah pintu kecil di pojok selatan atau bukan pintu utama.

Sedangkan gembok pintu gerbang kedua di samping ruangan kantor tidak dibobol. Diduga maling memanjat tembok pagar yang berada tepat di samping ruangan kantor.

Ada dua kaca nako dan besi bagian dalamnya di jendela kantor yang sudah dibuka dan diletakkan secara baik.

Diduga maling sempat mencoba untuk masuk lewat jendela itu tetapi tidak bisa, sehingga harus panjat pagar yang tidak terlalu tinggi untuk menuju pintu kantor.

Papan menyerupai tangga kecil terlihat menempel di antara pagar tembok dengan ruangan kantor. Kerusakan paling parah terjadi pada pintu ruangan kantor.

Gagang kuncinya sudah patah seperti dicungkil paksa menggunakan bahan tajam. Demikian juga balok pengait kunci pintu sudah rusak.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved