Selasa, 2 Juni 2026

Jokowi Maju Pilpres 2019, Bagaimana Sikap Jusuf Kalla?

Apabila Jokowi dipastikan akan maju lagi dalam Pilpres 2019, lantas bagaimana sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla?

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

Pencapaian yang sulit diikuti oleh yang lainnya.

Begitu juga bila Kalla tidak ikut dalam kontestasi Pilpres.
Sikap dukungan Kalla menarik untuk diikuti.

Politisi PDIP yang juga merangkap Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo secara pribadi ?sempat meminta Kalla untuk menjadi ketua Tim Pemenangan Jokowi pada Pilpres 2019.

Hal itu bila Kalla tidak maju dalam Pemilihan presiden.

"Mungkin Pak JK tidak maju lagi mungkin, beliau akan siap menjadi ketua timsesnya misalnya begitu. Saya pribadi kalau bisa Pak JK ketua timsesnya," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan akhir Agusutus lalu.

Namun permintaan tersebut sepertinya sulit terkabul.
Juru bicara Wapres Husain Abdullah menilai tahun depan merupakan tahun politik dan pemerintahan harus tetap berjalan.

Sehingga Kalla akan fokus pada tugasnya sebagai Wakil Presiden.

"Pilpres tingkat intensitas kegiatan politik kan tinggi, tetapi pemerintahan kan juga harus tetap berjalan. Sebagai wakil presiden tentu harus in charge bertugas membantu presiden mensukseskan pemerintahannya," ujar Husain di Kantor Wapres akhir Agustus lalu.

Menurutnya juga dengan fokus Kalla di pemerintahan pada tahun politik akan membantu presiden Jokowi.?

Program pemerintahan tetap berjalan dan presiden dapat berkonsentrasi di Pemilihan presiden.

"Malah kalau bapak masuk di situ (tim kampanye), tidak mengenakkan bagi Pak Jokowi di mata publik," katanya.

Meskipun belum mengatakan secara terang-terangan, dukungan Kalla terhadap Jokowi dalam Pilpres dapat dilihat dari dukungan Golkar terhadap Jokowi.

Golkar di kepemimpinan yang baru yakni Airlangga Hartarto pada Munaslub 18 Desember lalu, kembali menegaskan dukungannya kepada Jokowi.

Untuk diketahui majunya Airlangga menjadi orang nomor satu dipartai berlambang pohon beringin tersebut tidak terlepas dari dukungan Kalla.

Bahkan sejumlah Pimpinan DPD tingkat 1 Golkar bersama Airlangga Hartarto, lebih dari sekali menemui Kalla membicarakan pergantian Ketum Golkar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved