PIA DPRD NTT Gelar Malam Peduli AIDS

Pantauan Pos-Kupang.com di Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang, Sabtu (2/12/2017), kegiatan ini dimulai tepat pukul 17.30 Wita.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Agustinus Sape
POS KUPANG/EDY HAYON
Pia DPRD NTT 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Edi Hayon

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam memperingati Hari AIDS sedunia tanggal 1 Desember, pengurus Persaudaraan Istri-istri Anggota (PIA) DPRD NTT terpanggil menggelar malam peduli AIDS.

PIA DPRD NTT menyerukan kepada semua elemen di seluruh NTT untuk bersama bergandengan tangan mencegah penyebaran virus HIV/AIDS agar generasi NTT ke depan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia.

Baca: Kapolres Kupang Kota Pimpin Perawatan Jalan Bergelombang di Jalan Ina Boi-Kupang

Pantauan Pos-Kupang.com di Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang, Sabtu (2/12/2017), kegiatan ini dimulai tepat pukul 17.30 Wita.

Hadir Ketua PIA DPRD NTT, Ny. Rafika Arsyad Pua Geno bersama beberapa anggota, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, S.H, Wakil Ketua, Gabriel Beri Bina bersama istri, Imelda Manurung, Sekretaris KPAD Kota Kupang, Agus Bebok, staf KPAD Provinsi NTT, Gusti Brewon, pengurus yayasan peduli HIV/AIDS Kota Kupang juga beberapa ODHA dan para mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana.

Mengawali kegiatan malam peduli AIDS dilakukan doa bersama yang dipimpin Pdt. Dina Takalapeta dilanjutkan dengan syering pengalaman mewakili ODHA.

Baca: Kabupaten Se-NTT Belum Satupun Keluarkan Perbup Soal Kewenangan Desa

Selain itu, disematkan pula pita peduli HIV/AIDS kepada para peserta.

Ny. Rafika Arsyad Pua Geno dalam arahannya mengatakan, walaupun puncak peringatan hari AIDS sedunia tanggal 1 Desember sudah lewat,  pihaknya merasa tergerak hati untuk melaksanakan kegiatan ini.

Walaupun dengan segala kekurangan,  PIA DPRD NTT merasa terpanggil menyuarakan sikap dengan mengajak semua elemen untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

Baca: VIDEO: Warga Kupang Mulai Beli Petasan dan Kembang Api

Selain itu, PIA DPRD NTT juga mengajak semua pihak di daerah ini untuk menghormati hak-hak kaum ODHA, karena mereka adalah makhluk Tuhan yang wajib dihormati dan dirangkul. Mereka tidak boleh dijauhi apalagi memberikan stigma negatif.

Untuk itu, Ny. Rafika berpesan kepada semua pihak untuk bersatu hati menyelamatkan generasi muda daerah ini agar tetap sehat, cerdas dan beraklak mulia. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved