Pemkab Malaka Gelar Rapat Koordinasi Jelang Tour Di Timor

Event tahunan Tour Di Timor akan segera digelar. Kabupaten Malaka ternyata sudah memulai persiapan seperti ini

Pemkab Malaka Gelar Rapat Koordinasi Jelang Tour Di Timor
Pos Kupang/Dion Kota
Suasana rapat koordinasi menyangkut Tour Di Timor di Kabupaten Malaka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | BETUN - Bertempat di aula Kantor Bupati Malaka digelar rapat koordinasi pengamanan event Tour Di Timor yang dipimpin asisten bidang pemerintahan, Zakarias Nahak, Jumat (24/11/2017) pagi.

Kegiatan itu dihadiri para Kapolsek, Danramil se-kabupaten Malaka serta para camat.

Dalam rapat tersebut disepakati untuk sesi pengamanan event tahunan tersebut dipercayakan kepada Polsek, Koramil, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka.

Zakarias mengatakan, untuk membantu pihak Polsek dan Koramil, anggota Satpol PP dan pegawai dinas perhubungan akan membantu untuk melakukan pengamanan selama event tersebut.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Malaka untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan selama event berlangsung.

"Pengamanan akan dilakukan mulai dari penjemputan peserta di Desa Lamea pada tanggal 8 Desember sampai dengan tanggal 9 Desember 2017, dimana para peserta akan menuju Kota Atambua melalui jalur Welaus," ungkapnya.

Terkait jumlah peserta yang akan mengikuti event tersebut, Zakarias menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh ada 150 peserta yang sudah mendaftar.

Para peserta datang dari berbagai wilayah termaksud dari negara tetangga Republik Demokratis Timor Leste.

"Ada peserta dari Jawa, Sumatra bahkan dari Timor Leste yang sudah dipastikan akan mengikuti event ini. Oleh sebab itu, saya berharap kita mampu menciptakan kondisi yang kondusif sehingga penyelenggaraannya event ini bisa sukses," ujarnya.

Kapolsek Malaka Tengah, AKP Renaldi Hastomo meminta para camat dan kepala desa untuk memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengikat ternaknya selama event berlangsung.

Pasalnya, selama ini ternak masyarakat sering berkeliaran bebas bahkan tak jarang berkeliaran di jala raya.

Selain ternak, Renaldi juga meminta Dinas PU melalui bidang kebersihan untuk membersihkan material pasir yang masih berserakkan di beberapa titik yang akan dilalui para peserta.

"Saat event berlangsung kita minta ternak warga diikat agar tidak berkeliaran di jalan raya. Kita takutnya akan menganggu kelancaran event ini. Selain itu, material pasir yang masih berserakan di beberapa titik tolong dibersihkan jangan sampai peserta terjatuh karena material pasir tersebut," ingat Renaldi. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved