Kanker Serviks Jadi Ancaman bagi Perempuan di Ende

Mereka bisa mengetahui penyebab dan gejala dari kanker leher rahim dan kanker payudara dan sedini mungkin mengantisipasinya.

Kanker Serviks Jadi Ancaman bagi Perempuan di Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Sekda Kabupaten Ende, Agustinus Ngasu membuka Workshop tentang kanker serviks dan kanker payudara di Ende, Kamis (16/11/2017). 

Laporan Reporter Pos-Kupang.com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Ende, Ir Marsel Petu dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Ende, dr Dr Agustinus G Ngasu, M.Kes mengatakan para peserta yang diundang mengikuti workshop dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan terkait kanker leher rahim dan kanker payudara.

Dengan demikian mereka bisa mengetahui penyebab dan gejala dari kanker leher rahim dan kanker payudara dan sedini mungkin mengantisipasinya.

Seperti diketahui bahwa penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker tertinggi yang mengancam perempuan di Indonesia dan paling banyak menyebabkan kematian.

Baca: Di Jalan yang Sering Macet, Setya Novanto Alami Kecelakaan Lalulintas

Sebagai penyakit penyumbang terbesar kematian kaum perempuan, maka secara bertahap pemerintah dan komponen terkati yang peduli dengan penyakit kanker ini mulai melakukan kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat mengeliminir penyakit yang membawa kematian bagi kaum perempuan di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi maupun workshop yang digelar secara berjenjang menjadi bukti nyata adanya kepedulian dari pemerintah dan komponen pemerhati penyakit kanker untuk terus berupaya mengurangi bertambahnya penderita penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara.

Harus diakui bersama bahwa kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya kaum perempuan terhadap kedua jenis kanker ini menjadi salah satu pemicu masih tingginya korban meninggal akibat penyakit ini.

Baca: Setya Novanto Alami Laka Lantas Hingga Tak Sadarkan Diri, Kini Dirawat di RS Permata Hijau

Di samping itu masih rendahnya kesadaran kaum perempuan untuk memeriksakan dirinya secara sadar dan kontinyu juga menjadi penyebab masih tingginya penderita kanker leher rahim maupun Payudara.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved