Minggu, 12 April 2026

Bupati Belu: Persiapan Lahan Petanian Tak Sesuai Harapan

Terkait dengan pengolahan lahan, pemerintah Kabupaten Belu telah menyiapkan traktor untuk petani yang ingin mengolah lahannya.

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG/EDY BAU
Bupati Belu, Willy Lay 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Menyongsong musim tanam tahun 2017/2018, saat ini petani di Kabupaten Belu sedang mempersiapkan lahan.

Ada petani sudah menanam jagung menyusul hujan mengguyur wilayah Belu beberapa hari lalu. Hal ini terpantau di seputaran wilayah Kota Atambua.

Terkait dengan pengolahan lahan, pemerintah Kabupaten Belu telah menyiapkan traktor untuk petani yang ingin mengolah lahannya.

Namun, dari laporan terakhir yang masuk ke Bupati Belu Willy Lay, ternyata hanya sedikit petani yang menggunakan alat-alat pertanian seperti traktor untuk mengolah lahannya.

Baca: Tempat Pariwisata di NTT Belum Ramah Perempuan dan Anak

Willy Lay mengaku luasan lahan yang diolah para petani tahun ini tak sesuai dengan harapannya.

"Persiapan lahan untuk tahun ini terus terang tidak sesuai harapan saya. Saya mengharapkan jauh lebih luas," ungkapnya.

Setelah dilakukan penelusuran, lanjut Willy Lay, ternyata banyak masyarakat tidak menggunakan alat pertanian berupa traktor karena tidak mampu membeli bahan bakar minyak (BBM) berupa solar.

Baca: Doktor Lanny Koroh Susuri Sekolah-sekolah di Flores Timur, Ini yang Dilakukannya

"Kita minta partisipasi masyarakat untuk membantu membayar beli solar dan lainnya, ternyata setelah kita pantau tidak banyak yang mampu. Lalu saya putuskan untuk pemerintah gratiskan untuk persiapkan lahannya," ujarnya.

Karena sudah digratiskan, kata Willy Lay, traktor-traktor yang selama ini dikelola Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Belu langsung mendatangi masyarakat yang memiliki lahan untuk diolah.

"Jadi traktor-traktor yang ada ini membajak. Kami lihat di mana yang lahan kosong yang bisa kita bajak ya kita bajak," katanya.

Baca: Cegah TKI Ilegal Nakertrans NTT Siagakan Petugas di Pintu Keluar

Kedepannya, Willy Lay menginginkan Dinas TPHP Belu lebih banyak menyiapkan lahan. Sedangkan untuk pengadaan bibit akan digunakan APBN.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved