Meo Naek Teflopo Timor Sematkan Satya Lencana Bintang Pengabdian kepada Dua Pejabat Kemenkumham NTT

Kemenkumham NTT berhasil melaksanakan penerimaan tes CPNS secara transparan, murni dan jujur

Penulis: Benny Dasman | Editor: Benny Dasman
ISTIMEWA
SATYA LENCANA- Meo Naek Teflopo Timor, Yoseph Ariyanto Ludoni menyematkan Satya Lencana Bintang Pengabdian kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham NTT, Hanibal, dan Kepala Lapas Kelas II A Kupang, Syarif Hidayat, Senin (30/10/2017). 

KUPANG, POS KUPANG.COM-Pemandangan berbeda terlihat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTT, Senin (30/10/2017) pagi. Jika biasanya para pegawai menggunakan pakaian dinas krem atau kemeja putih, namun ketika memperingati Hari Dharma Karya Dhika ke-53, semuanya berbusana adat Flobamorata.

Yang menarik perhatian adalah kehadiran Masyarakat Adat dan Peradaban, dipimpin Meo Naek (Panglima Besar) Teflopo Timor, Yoseph Ariyanto Ludoni. Mereka berbusana adat lengkap dengan pilu di kepala. Tampil beda.

Meo Naek Teflopo Timor memberi apresiasi kepada jajaran Kemenkumham NTT karena secara terpuji dan terhormat terus mengaplikasikan nilai-nilai kemurnian dalam melaksanakan tugas pelayanan kemasyarakatan.

"Kami masyarakat adat memandang kemurnian pelaksanaan tugas itu sebagai jawaban dari spirit ke-Timor-an yang meng-Indonesia. Bila semua kementerian melakukan pemurnian seperti ini, niscaya akan melahirkan Indonesia baru," ujar Meo Naek Teflopo.

Terbaru, Kemenkumham NTT berhasil melaksanakan penerimaan tes CPNS secara transparan, murni dan jujur. Orang Timor menyebutnya tanpa pakane'o. Artinya, semakin hari jajaran Kemenkumham NTT semakin memurnikan karyanya.

"Ini harus dipertahankan agar jajaran Kemenkumham NTT menemukan kebanggaaan karyanya di tanah Timor. Ini sebuah permulaan yang baru," puji Meo Naek Teflopo.

Puncaknya, Meo Naek Teflopo menyematkan Satya Lencana Bintang Pengabdian kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham NTT, Hanibal, dan Kepala Lapas Kelas II A Kupang, Syarif Hidayat. Maknanya, disebut Meo Naek Teflopo sebagai apresiasi atau penegasan terhadap kinerja aparat dari masyarakat adat yang mengantongi hukum adat. Selain itu, untuk mengawal terlaksananya hukum positif karena tantangannya semakin marak.

Makna lainnya, masyarakat adat mengaksikan berbagai bentuk dukungan kepada para pejabat di lingkungan Kemenkumham NTT agar hukum positif sebagai pranata tertinggi sebuah negara senantiasa menegakkan jati diri bangsa. Apalagi jamak terlihat statistik jumlah warga binaan anak maupun dewasa semakin tinggi.

Seusai disemati setya lencana, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham NTT, Hanibal, membubuhkan parafnya pada prasasti Meo Naek Teflopo Nok In Meonbin An Bi Pah Timor (Panglima Besar Timor bersama para panglimanya di Pulau Timor/121 suku dari Los Palos, Timor Leste, hingga Noelsinas, Timor Barat), yang akan ditandatangani Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, M Diah, SH, MH. Prasasti itu juga ditandatangani oleh Meo Naek Teflopo Timor, Yoseph Ariyanto Ludoni, dan Budayawan NTT, Prof. Dr. Felysianus Sanga, M.Pd, disaksikan Konsul Timor Leste di Kupang, Fransisco Martins da Costa.

Spirit utama atau falsafah hidup dari Meo Naek Teflopo Timor adalah Hit Al Alakit, Neka Mese Ansao Mese, Silu Selokit Bi Pah Timor (Kita semua bersatu hati, bersatu batin bercampur menjadi satu untuk kejayaan Pulau Timor). "Falsafah ini identik dengan Tungga Ika-nya Bangsa Indonesia," pungkas Meo Naek Teflopo.

Semarak peringatan Hari Dharma Karya Dhika ke-53 di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT diwarnai upacara bendara, penyerahan piagam penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laloly, kepada Polda NTT, Ombudsman Perwakilan NTT, PT Pos Indonesia Cabang Kupang, TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur-Kupang dan UPT Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga NTT.

Penyerahan piagam penghargaan ini sebagai apresiasi dari Menteri Hukum dan HAM RI atas kerja sama dalam pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2017 yang terselenggara dengan baik. Pamungkas acara adalah launching buletin Kemenkumham NTT, "Katong Pasti Nyata." *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved