Penjual Ikan di Pasar Matawai Tak Pernah Jera Meski Sering Ditertibkan Satpol PP

Satpol PP Sumba Timur nampaknya sering diuji kesabarannya oleh para penjual ikan dan sayur di pasar Matawai

Penjual Ikan di Pasar Matawai Tak Pernah Jera Meski Sering Ditertibkan Satpol PP
Pos Kupang/Robert Ropo
Seorang pedagang ikan basah sedang menjajakan ikan basah di pinggiran jalan raya masuk pasar Matawai 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, WAINGAPU

POS KUPANG.COM, WAINGAPU - Para pedagang ikan basah di Pasar Inpres Matawai, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur tetap kembali berulah untuk berjualan di jalan, meskipun baru ditertibkan oleh tim Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) kabupaten Sumba Timur, Senin (30/10/2017).

Pantauan Pos Kupang, Selasa (31/10/2017) sore dan Rabu (1/10/2017) terlihat para pedagang ikan basah di pasar Matawai kembali berjualan di jalan-jalan umum sekitaran pasar.

Begitu juga terlihat para penjual sayuran juga turun berjualan di jalanan bahkan ada yang terlihat berjualan langsung sampai di jalan Nasional Jendral Ahmad Yani.

Akibat ulah para penjual ikan basah dan sayuran itu, membuat transportasi di jalan sekitaran jalan masuk pasar Matawai macet sebab terlihat tansaksi tawar menawar berlangsung sampai di badan jalan.

Sementara Kasat Pol PP kabupaten Sumba Timur, Yohanes Pama ketika dikonfirmasi Pos Kupang mengatakan, pihaknya sudah berulang kali melakukan operasi penertiban bekerjasama dengan TNI dan Polri bagi pedagang yang bandel di sejumlah tempat salah satunya pasar Matawai di Kota Waingapu.

Operasi terakhir, katanya, dilakukan pada hari Senin (30/10/2017), namun tetap saja pedagang kembali berulah.

"Sudah berulang kali kita tertibkan tetapi tidak bisa memang pedagang ini. Susah atur pedagang di tempat umum ini," ungkapnya.

Pama mengatakan, meskipun ulah pedagang ini tetap, namun pihaknya akan terus melakukan penertiban setiap hari ke depan.

Dikatakan Pama, jika tertangkap ada pedagang yang keluar berjualan di luar pasar tidak sesuai tempat yang diberikan maka diberikan surat pernyataan jika berbuat ulang lagi, maka akan diberlakukan sangsi tegas. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved