Senin, 13 April 2026

Mendagri Sudah Dapat Laporan Penyelundupan Harley Davidson

Laporan penyelundupan itu sudah didapatnya dari PLBN Motaain dan sudah sempat dibicarakan bersama Gubernur NTT dan Kapolda NTT.

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG/EDY BAU
Mendagri Tjahjo Kumolo 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Menteri Dalam Negeri, (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku telah mendapat laporan mengenai dugaan penyelundupan sparepart motor Harley Davidson melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu.

Mendagri mengatakan hal ini kepada wartawan usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di padang bukit Fulan Fehan, Kabupaten Belu, Sabtu (28/10/2017).

Menurutnya, laporan penyelundupan itu sudah didapatnya dari PLBN Motaain dan sudah sempat dibicarakan bersama Gubernur NTT dan Kapolda NTT.

Baca: Aparat Gagalkan Pengiriman 10 Unit Harley Davidson dari Pelabuhan Atapupu

"Itu yang sudah dilaporkan. Semalam, sudah omong sama Kapolda, Gubernur. Laporan kita dari PLBN, memang ada. Ini tanggungjawab kita semua," kata Mendagri.

Mendagri mengatakan tindakan penyelundupan tidak hanya terjadi di Kabupaten Belu tetapi di beberapa wilayah Indonesia yang berbatasan dengan negara lain.

"Tidak hanya di sini ya, di Kepulauan Riau ada 3.300 jalur tikus. Sampai senjata yang di Sanger Talaud, belum di Nunukan. Narkoba, masih adalah tapi pelan-pelan (dibenahi, red)," katanya.

Dikatakan, masalah menyelundupan adalah masalah hukum maka biarkan diproses untuk diketahui pelaku-pelakunya.

Baca: Anggota DPRD Belu Desak Usut Penyelundupan Harley Davidson

"Inikan masalah hukum dan diproses hukum," singkatnya.

Mengenai keterlibatan aparat, apakah para pejabat di perbatasan akan dievaluasi, Mendagri mengatakan semuanya butuh penyelidikan lebih lanjut.

"Saya sudah dengar. Inikan sulit, harus dicek dulu, oknum-oknum harus dicek dulu tidak bisa menuduh. Masalah penyelundupan ini klasik. Bayangkan orang asing bisa menyelundup sampai ke Poso bisa lolos. Mulai rokok sampai orang asing menyelundup di wilayah kita," tegasnya.

Pada awal Oktober 2017 aparat dari Kodim Belu berhasil mengamankan sebuah kontainer berisi sparepart motor gede Harley Davidson.

Sparepart ini masuk dari Timor Leste melalui pintu Motaain dan hendak dibawa ke Surabaya.

Hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik barang tersebut. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved