Pilgub NTT
BKH Bantu Pengungsi Lembata
Bantuan itu merupakan wujud dari kepedulian BKH terhadap sesama warga yang sedang berkesusahan.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) NTT, Benny K Harman, membantu pengungsi Lembata yang saat ini berada di tempat pengungsian. Bantuan itu diturunkan di posko utama pengungsi di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Lembata.
“Kami sudah menyerahkan bantuan dari BKH untuk sesama pengungsi. Bantuan ini merupakan uluran tangan BKH untuk meringankan beban warga yang sedang mengungsi,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lembata, Ferdinand Leu.
Dikatakannya, bantuan tersebut dihantar langsung ke posko utama pengungsi di Rujab Bupati Lembata, Minggu (15/10/2017).
Bantuan itu merupakan wujud dari kepedulian BKH terhadap sesama warga yang sedang berkesusahan.
Menurut Ferdi, ia tidak sendirian menghantar bantuan tersebut. Ia datang bersama pengurus Partai Demokrat. Kebersamaan itu sebagai wujud dari besarnya perhatian Partai Demokrat terhadap para korban gempa.
Ia menyebutkan, sebenarnya BKH datang sendiri untuk menemui warga di tempat pengungsian.
Namun karena berbagai kesibukan, sehingga BKH meminta pengurus Partai Demokrat Lembata untuk mendatangi pengungsi.
Apa yang dilakukan itu sebagai tanda betapa besarnya perhatian BKH terhadap Lembata, khususnya masyarakat yang saat ini sedang dilanda bencana.
“Apa yang dilakukan ini sebagai ungkapan hati BKH, bahwa dirinya selalu bersama masyarakat. Artinya, betapa pun sibuknya BKH karena pelbagai tugas yang diemban, namun ketika ada sesama warga NTT yang mengalami kesusahan, pasti BKH mengulurkan tangan. Ini tanda betapa BKH selalu dekat dan berada selalu bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ferdi, BKH berulang kali memintanya menyampaikan kepada sesama pengungsi agar jangan patah semangat dalam menghadapi suasana seperti ini. Tapi sebaliknya, harus tetap bersemangat untuk menatap hari esok.
Para pengungsi di Lembata kini terus mendapatkan bantuan dari pelbagai pihak. Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, pada Minggu (15/10/2017) juga berkunjung ke Lembata.
Dalam kunjungannya itu, Gubernur Lebu Raya menyempatkan diri meninjau Desa Waimatan dan Lamagute, Kecamatan Ile Ape Timur.
Kedua desa itu mengalami kerusakan paling parah dalam bencana gempa bumi tahun ini. Banyak rumah warga rusak akibat guncangan tersebut.
Demikian juga fasilitas umum seperti puskesmas pembantu (pustu) dan sekolah juga rusak akibat bencana tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bantuan-bkh-untuk-pengungsi-lembata_20171016_202706.jpg)