Akper Diambil Alih Kemenristekdikti, Bupati Belu: Saya Melepas dengan Air Mata dan Cinta

Selama 17 tahun Akper dikelola Pemerintah Kabupaten Belu. Dengan penyerahan ini berarti operasional Akper dikendalikan Kemenristekdikti.

Akper Diambil Alih Kemenristekdikti, Bupati Belu: Saya Melepas dengan Air Mata dan Cinta
POS KUPANG/EDY BAU
Bupati Belu, Willy Lay dan Arsyadi dari Kemenristekdikti menandatangani berita acara serahterima Akademi Keperawatan di Graha Kirani Atambua, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu menyerahkan Akademi Keperawatan kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jumat (13/10/2017).

Penyerahan Akper ditandai dengan penandatanganan berita acara serahterima di Graha Kirani Atambua oleh Bupati Belu, Willy Lay dan Arsyadi dari Kemenristekdikti.

Selama 17 tahun Akper dikelola Pemerintah Kabupaten Belu. Dengan penyerahan ini berarti operasional Akper dikendalikan Kemenristekdikti.

Acara penyerahan Akper ini dirangkaikan dengan Wisuda Angkatan ke-14 Akper.

Acara wisuda ini menjadi momen bahagia dan gembira bagi para orangtua, wisudawan dan Pemkab Belu karena pada hari ini Akper mewisudakan 109 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Kornelius Kodi Mete menyerahkan bingkisan kepada wisudawan Akper Pemkab Belu di Atambua, Jumat (13/10/2017).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dr. Kornelius Kodi Mete menyerahkan bingkisan kepada wisudawan Akper Pemkab Belu di Atambua, Jumat (13/10/2017). (POS KUPANG/EDY BAU)

Namun di sisi lain, ada rasa sedih dan terharu karena status Akper yang tak lagi menjadi milik Pemkab Belu.

Akper Belu telah mencetak 1.197 alumni.

Bupati Belu, Willy Lay merasa terharu dan sedih karena harus melepas lembaga pendidikan itu di bawah naungan Kemenristekdikti.

Penyerahan Akper Belu kepada Kementerian Ristek Dikti, lanjutnya, bukan karena Pemkab Belu tidak suka atau tidak mampu mengelolanya.

Penyerahan ini semata-mata perintah regulasi agar lembaga pendidikan ini semakin baik.

"Saya melepas engkau dengan air mata dan cinta. Agar Akper lebih baik lagi ke depan," ujarnya di Atambua, Jumat malam.

Dia berharap, dengan beralihnya Akper Belu menjadi salah satu fakultas dari Universitas Timor (Unimor) di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, lembaga ini semakin baik dalam mencetak tenaga-tenaga ahli di bidang kesehatan yang berkualitas baik dan mampu menjawab kebutuhan sekaligus tuntutan dunia kerja.(*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved