Sabtu, 11 April 2026

Pasukan Jagawana Buru Harimau Pemangsa Empat Orang Manusia

Setengah populasi Harimau di dunia ada di India. Ini perkembangan terakhir terkait dengan harimau

Editor: Marsel Ali
REPRO BIDIK LAYAR via YOUTUBE .
Seekor Harimau Melintas di Tengah Kemacetan Kota Doha 

POS KUPANG.COM, MUMBAI - Pasukan jagawana bersenjata memburu seekor harimau yang diduga telah memangsa empat orang di India tengah.

Seorang pejabat kehutanan setempat memberikan keterangan itu kepada kantor berita AFP, Jumat (13/10/2017).

Disebutkan, harimau betina berusia dua tahun tersebut awalnya ditangkap pada bulan Juli lalu.

Kala itu, hewan ganas itu sudah membunuh dua penduduk desa, dan melukai empat lainnya di Brahmapuri di negara bagian Maharashtra.

Setelah itu, harimau tersebut dilepaskan ke suaka margasatwa Bor yang berada di dekat kawasan itu.

Namun keganasan harimau ini tak berkurang. Hewan itu kembali membunuh dua orang lagi.

Terakhir, harimau itu memangsa seorang wanita pada awal pekan ini.

Rishikesh Ranjan, Direktur Lapangan Pench Tiger Reserve, yang beroperasi di dekat Bor, mengatakan, pengadilan setempat telah menyetujui perintah menembak mati untuk harimau betina, bernama "Kala" tersebut.

"Dia telah membunuh empat orang dan melukai empat lainnya. Kami bisa menembaknya tapi kami lebih memilih untuk menangkap dan menenangkannya," kata Ranjan, Kamis malam.

Ranjan mengatakan, petugas melacak harimau tersebut dengan menggunakan GPS.

Mereka mengaku ingin menangkap Kala, sesegera mungkin, karena harimau itu telah menyebarkan kepanikan di antara penduduk desa.

"Dalam pembunuhan terakhirnya, dia menghabiskan sebagian besar mayat korban," kata Ranjan.

Harimau biasanya tidak menyerang manusia. Namun beberapa ahli percaya bahwa mereka bisa "ketagihan" daging manusia, begitu mereka menyerang satu kali.

India adalah rumah bagi lebih dari separuh populasi harimau dunia. Ada 2.226 harimau berkeliaran di cagar alam India, berdasarkan penghitungan terakhir di tahun 2014.

Puluhan mati setiap tahun, kadang di tangan pemburu. Namun, kematian karena konflik harimau dan manusia merupakan hal yang amat jarang terjadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved