Sempat Disebut Penerus Habibie, Ini Pengakuan 'Dosa' Dwi Hartanto!
Dwi Hartanto menyampaikan klarifikasi atas kebohongannya. Dia tidak bekerja pada proyek ISS NASA
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
POS-KUPANG.COM - Dwi Hartanto yang disebut sebagai Penerus Habibie menyampaikan permohonan maaf yang diunggah pada situs Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Delft ppidelft.net, Sabtu (7/10/2017)
Pada akhir surat, dia memberi materai yang ditimpa tanda tangannya.
Dilansir dari Kompas.com, Minggu (8/10/2017) Dwi sempat mengaku sebagai post-doctoral Asisten Profesor di Technische Universiteit (TU) Delft dalam bidang aerospace.
Dia mengatakan, penelitiannya adalah tentang teknologi satelit dan pengembangan roket.
Baca: Tampak Menawan dalam Balutan Busana Serba Pink, Foto Bocah Ini Simpan Hal Mengerikan. Temukan!
Dalam pengakuannya, Dwi juga mengaku bahwa dirinya bukanlah perancang Satellite Launch Vehicle.
Dia juga tidak pernah membuat roket bernama TARAV7s (The Apogee Ranger versi 7s).
"Tidak benar bahwa saya dan tim telah merancang bangun Satellite Launch Veiiicle. Yang benar adalah bahwa saya pernah menjadi anggota dari sebuah tim beranggotakan mahasiswa yang merancang salah satu subsistem embedded flight computer untuk roket Cansat V7s milik DARE (Delft Aerospace Rocket Engineering), yang merupakan bagian dari kegiatan roket mahasiswa di TU Delft," tulis Dwi Hartanto dalam klarifikasinya.
Sebelumnya, dalam program Mata Najwa, Senin (14/10/2016), Dwi Hartanto menyebut dirinya dipercaya sampai diampuh menjadi technical director pada proyek roket ISS.
Bahkan, Dwi Hartanto mengaku hanya dialah orang non-Eropa yang masuk di ring 1 teknologi ESA.
Baca: BREAKING NEWS: Warga Oebobo Meninggal, Diduga Dikeroyok
"Saya bukan technical director pada proyek roket dan satelit tersebut di atas," terangnya dalam klarifikasi yang ditulis sebanyak lima halaman.
"Dengan demikian informasi bahwa saya satu-satunya orang non-Eropa yang masuk di ring 1 teknologi ESA adalah tidak benar."
Tribunnews/Efrem Limsan Siregar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dwi-hartanto-dan-bj-habibie_20171008_215938.jpg)