Berita Timor Rote Sabu
Gagal Tanam dan Gagal Panen Meluas Ke Malaka Tengah, Weliman dan Kobalima.
Sedangkan di desa Lakekun Barat, sekitar 75 Ha tanaman padi mengalami gagal tanam dan gagal panen akibat ketiadaan air.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos-Kupang, Dion Kota
POS-KUPANG.COM, BETUN, PK--Setelah 100 Ha tanaman padi di wilayah kecamatan Malaka barat mengalami gagal tanam dan gagal panen, saat ini wilayah kecamatan Malaka Tengah, Weliman dan Kobalima juga mengalami gagal tanam dan gagal panen.
52 Ha lahan tanaman padi di desa Wederok, kecamatan Weliman mengalami gagal tanam dan gagal panen. Di desa Harekakae, kecamatan Malaka Tengah, sekitar 200 Ha tanaman padi mengalami gagal tanam dan gagal panen.
Sedangkan di desa Lakekun Barat, sekitar 75 Ha tanaman padi mengalami gagal tanam dan gagal panen akibat ketiadaan air.
Kepala desa Harekakae, Alexsander Ulu yang ditemui pos kupang, Selasa (26/9/2017) di ruang kerjanya mengatakan, sekitar 200 Ha tanaman padi di desanya mengalami gagal tanam dan gagal panen akibat ketiadaan air irigasi.
Dirinya mengaku, sudah sempat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait kurangnya debit air untuk MT II. Oleh sebab itu, ia menghimbau kepada petani untuk tidak menanam padi.
"Kita sudah beritahu sejak awal kalau air tidak cukup untuk MT II, tetapi masyarakat tidak peduli. Masyarakat tergiur karena awal semaikan bibit air banyak. Sekarang masyarakat rugi banyak karena gagal tanam dan gagal panen," ungkap Alexsander.
Kepala desa Lakekun Barat, Martinus Luan mengatakan, sedikitnya 75 Ha lahan masyarakat mengalami gagal tanam dan gagal panen akibat ketiadaan air dan serangan hama tikus.
Dia mengaku akan segera melakukan pendataan terkait luasan lahan dan nama pemiliknya untuk meminta bantuan kepada dinas pertanian Malaka.
"Hari ini (Rabu, red) kami aparatur desa dan PPL akan turun ke lapangan untuk data lahan yang mengalami gagal tanam dan gagal panen. Ke depan, untuk dana desa 2018 kita akan anggarakan untuk pembangunan sumur bor untuk mengatasi kesulitan air di MT II," jelas Martinus.
Pantauan pos kupang di desa Wederok, Harekakae dan Lakekun Barat, nampak tanaman padi milik masyarakat sedang meranggas akibat kekeringan.
Beberapa petani yang sudah putus asa, nampak membiarkan tanaman padinya dimakan sapi.
Tanah di lokasi lahan yang mengalami gagal tanam dan gagal panen nampak retak akibat kekeringan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/seorang-warga-desa-harekakae-sedang-duduk-di-tengah-hamparan-tanaman-padinya_20170927_080007.jpg)