Sedaratan Timor dan Rote
Hebat, Dua Kali Juara Cerdas Cermat Kimia, SMA NCIPS Kupang Berambisi Hat-trick Juara
Duta-duta SMA NCIPS (Nusa Cendana International Plus School) Kupang ini bulat mematrikan tekad. Menang dan menang.
Penulis: Benny Dasman | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Benny Dasman
KUPANG.POS KUPANG.COM- Gugup Penyebabnya yel-yel para suporter lawan mendominasi. Tapi Riky Alberth Lerrick, Jeremia Febriano William dan Rafael Kurnia Pratama Tokan, tak gentar.
Duta-duta SMA NCIPS (Nusa Cendana International Plus School) Kupang ini bulat mematrikan tekad. Menang dan menang.
Saat memasuki Aula Rektorat Lama Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Sabtu (16/9/2017), untuk tampil dalam final Lomba Cerdas Cermat Kimia VII tingkat SMA/MA sedaratan Timor dan Rote tahun 2017, sang juara bertahan ini teguh dalam keyakinan 'siapa yang cerdas pastinya cermat dan siapa yang cermat sudah pasti cerdas'.
Trio siswa kelas XI ini hadir di arena tanpa suporter. Hanya didampingi kepala sekolah, dua guru pembimbing, dan Ketua Yayasan Servas Mario Foundation (SMF), Servas Mario Pati. Tanpa yel-yel, pun slogan-slogan motivasi.
Berbanding terbalik dengan para finalis lainnya, SMA Katolik Giovanni Kupang, SMA Negeri 1 Kupang, SMA Negeri 3 Kupang. Mereka hadir membawa suporter. Bersaing ketat. Beradu kecerdasan memberikan jawaban paling tepat dari setiap pertanyaan dewan juri.
Lomba berlangsung seru dan menarik. Dewan juri menanyakan soal-soal wajib dan soal rebutan. Materinya seputar mata pelajar kimia agar semakin dicintai para siswa di sekolah.
Tepuk tangan dan yel-yel riuh terdengar saat peserta lomba menjawab dengan benar soal yang ditanyakan dewan juri.
Masing-masing regu juga berebutan memencet bel ketika dewan juri menyampaikan soal pada sesi soal rebutan. SMA NCIPS Kupang sempat tertinggal dari lawan-lawannya pada sesi soal- soal wajib. Namun pada sesi soal rebutan, SMA NCIPS berhasil memangkas jarak dan lari menjauh meninggalkan lawan- lawannya. Juara!
Hasilnya, SMA NCIPS Kupang mendulang nilai 2.200, disusul SMA Katolik Giovanni Kupang 800 (juara dua), SMA Negeri 1 Kupang 300 (juara tiga), SMA Negeri 3 Kupang 200 (juara empat).
"Awalnya kami gugup dan berada di bawah tekanan ketika menjawab soal-soal wajib. Tetapi pada babak rebutan kami berhasil mendulang banyak poin," ujar Jeremia Febriano William di Kupang, Senin (18/9/2017).
Jeremia, didampingi dua rekannya, Riky Alberth Lerrick dan Rafael Kurnia Pratama Tokan, serta dua guru pembimbing, Theodor Bolle, S.Si, M.Sc dan Oktafiana Amsaijao, S.Pd, mengaku untuk mengikuti lomba cerdas cermat itu mereka menyiapkan diri sebulan.
"Sebagai juara bertahan bebannya berat untuk mempertahankan juara ketimbang merebut juara. Kami bertekad tahun depan juara lagi," ujar Jeremia.
Guru Pembimbing, Theodor Bolle, S.Si, M.Sc, memberi apresiasi kepada tiga anak buahnya itu karena tampil prima pada lomba tersebut dengan skor yang mencolok. Theodor mengakui SMA NCIPS sebenarnya sapu bersih semua jawaban pada babak rebutan, namun tiga jawaban yang seharusnya benar dieliminasi dewan juri.
"Apa yang dijawab siswa saya benar, juga sesuai dengan yang saya kerjakan. Hasilnya sama tapi dewan juri menilainya salah," terang Theodor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sma-ncips-kupang_20170920_101622.jpg)