Krisis Air Bersih di TTU
Distribusi Air Bersih Terkendala Tempat Penampungan, Ini Upaya Pemda TTU
Kendala yang dialami, warga tidak memiliki tempat penampungan air yang cukup sehingga air yang didistribusi hanya sekali pakai.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jehanas
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara sudah mempersiapkan langka antisipasi untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa.
Mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusi air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan adalah upaya yang akan segera dilakukan.
"Langka jangka pendek kita sudah siapkan. Pemerintah akan mengerahkan mobil tangki untuk distribusi air di desa-desa yang ekstrem," kata Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, Sabtu (16/9/2017).
Baca: Sejumlah Desa di TTU Krisis Air Bersih, Polisi Kerahkan 20 Mobil Tangki
Menurut Raymundus, TTU merupakan satu dari 13 kabupaten di NTT yang mengalami kekeringan esktrem.
Kondisi ini tidak bisa dihindari karena masalah alam dan iklim.
Pemerintah melakukan antisipasi dengan cara membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Kendala yang dialami selama ini, lanjutnya, warga tidak memiliki tempat penampungan air yang cukup sehingga air yang didistribusi hanya sekali pakai.
Baca: 23 Kecamatan di TTU Rawan Kekeringan
Untuk mengatasi kendala itu, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membantu fiber ke desa-desa guna menampung air.
Raymundus menjelaskan, langka panjangnya adalah menggerakan masyarakat menjaga kelestarian lingkungan dengan menghentikan pola pertanian tebas bakar.
Masyarakat yang melakukan tebas bakar akan dikenakan sanksi adat dan sanksi dari pemerintah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/raymundus-sau-fernandes_20170907_102451.jpg)