Rabu, 8 April 2026

Krisis Air Bersih di TTU

Distribusi Air Bersih Terkendala Tempat Penampungan, Ini Upaya Pemda TTU

Kendala yang dialami, warga tidak memiliki tempat penampungan air yang cukup sehingga air yang didistribusi hanya sekali pakai.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG/TENI JENAHAS-
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jehanas

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara sudah mempersiapkan langka antisipasi untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa.

Mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusi air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan adalah upaya yang akan segera dilakukan.

"Langka jangka pendek kita sudah siapkan. Pemerintah akan mengerahkan mobil tangki untuk distribusi air di desa-desa yang ekstrem," kata Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, Sabtu (16/9/2017).

Baca: Sejumlah Desa di TTU Krisis Air Bersih, Polisi Kerahkan 20 Mobil Tangki

Menurut Raymundus, TTU merupakan satu dari 13 kabupaten di NTT yang mengalami kekeringan esktrem.

Kondisi ini tidak bisa dihindari karena masalah alam dan iklim.

Pemerintah melakukan antisipasi dengan cara membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

Kendala yang dialami selama ini, lanjutnya, warga tidak memiliki tempat penampungan air yang cukup sehingga air yang didistribusi hanya sekali pakai.

Baca: 23 Kecamatan di TTU Rawan Kekeringan

Untuk mengatasi kendala itu, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan membantu fiber ke desa-desa guna menampung air.

Raymundus menjelaskan, langka panjangnya adalah menggerakan masyarakat menjaga kelestarian lingkungan dengan menghentikan pola pertanian tebas bakar.

Masyarakat yang melakukan tebas bakar akan dikenakan sanksi adat dan sanksi dari pemerintah.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved