Maling 'Sambar' Honda CBR Dari Parkiran di Barata Swalayan, Maumere

Siapa pernah menyangka,gara-gara beli sehelai baju justru sepeda motor ikut raib dari parkiran

Maling 'Sambar' Honda CBR Dari Parkiran di Barata Swalayan, Maumere
POS KUPANG/Istimewa
Sebagian barang bukti sepeda motor yang diamankan dari sindikat curanmor berskala internasional. Barang bukti ini dipajangkan di halaman depan Mapolres Kupang di Babau. Gambar diambil belum lama ini 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eginius Mo'a

POS KUPANG.COM, MAUMERE - Malang menimpa Kornelis Raja Udju (30), Warga RT 10/RW 04, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Pulau Flores bersama Savetria Libu Heo (26), datang membeli sehelai baju di Swalan Barata di Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, Minggu (10/9/2017) malam.

Sekitar setengah jam berada di pusat perbelanjaan di Kota Maumere, Kornelis dan Savetria keluar toko akan kembali ke rumahnya.

Ternyata sepeda motor Honda CBR warna merah berplat nomor polisi EB 5864 BJ telah hilang 'disambar' maling dari halaman parkir swalayan itu.

Kornelis membatin sejak kejadian Minggu malam itu. Ia tidak makan dan minum, lebih banyak diam diri memikirkan sepeda motor milik saudaranya yang dipinjamannya dibawa ke swalayan.

"Sejak kemarin dia susah diajak makan dan minum. Lebih banyak murung dan diam diri, mungkin memikirkan sepeda motor yang hilang," ujar Yance, sanak famili Kornelis kepada Pos Kupang, Selasa (12/9/2017) di Maumere.

Yance mengatakan, sanak famili dan kerabat telah berusaha mencari sepeda motor dibeli tanggal 28 Agutus 2016 atau setahun usianya.

Sampai dengan mereka melaporkan ke Polres Sikka, Senin siang (11/9/2017) belum ada tanda-tanda akan ditemukan.

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, S.H,S.IK, dikonfirmasi melalui Kepala Sub Bagian Humas,Iptu Margono, Selasa (12/9/2017) membenarkan kehilangan sepeda motor dari halaman parkir Swalayan Barata.

Pencurian ini, kata Margono, dilaporkan oleh Safetria Libu Heo, menyatakan kehilangan sepeda motor di halaman parkir Barata Maumere,Minggu sekitar pukul 20.40 Wita.

"Polisi masih lakukan penyelidikan. Tiga orang saksi sudah dimintai keterangannya. Korban sudah berusaha mencari keberadaan motor tersebut, namun sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda motor ditemukan. Kerugian sekitar Rp 30 juta," kata Margono. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved