Kalau Ingin Nonton Grup Band Jamrud dan Cokelat Datang Saja ke Atambua

Setelah sempat sukses manggung di Atambua beberapa waktu lalu, dua grup band ini datang lagi. Mau tahu, baca berikut ini

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Edy Bau
Asisten Deputi Analisis Data Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar RI, Soetardjo didampingi, Kadis Pariwisata Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin beserta Budi dari pihak EO dalam jumpa pers di Aula Hotel Matahari Atambua, Jumat (25/8/2017) sore. 

Laporan wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Setelah sukses menggoyang Kota Atambua pada tahun 2016 lalu, grup band Jamrud dan Cokelat bakal kembali ke Atambua.

Kedua grup band ini akan diboyong Kementerian Pariwisata dalam even festival crossborder (lintas batas negara) di Kota Atambua.

Asisten Deputi Analisis Data Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar RI, Soetardjo dalam jumpa pers di Aula Hotel Matahari Atambua, Jumat (25/8/2017) mengatakan, dua grup band ini akan tampil satu panggung di tahun 2017.

Keduanya bakal tampil di festival bertajuk Wonderful Indonesia Crossborder di Atambua pada Minggu (27/8/2017) mendatang.

Saat menggelar jumpa pers, Soetardjo didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin beserta Budi dari pihak Event Organizer (EO).

Dikatakannya, even festival rossborder ini digelar dalam rangka mendukung nawacita Presiden Jokowi dan juga menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara asal Timor Leste.

Selain itu diharapkan bisa meningkatkan aktifitas industri pariwisata di kawasan perbatasan.

"Atambua ini daerah yang paling dekat dengan Timor Leste jadi sangat berpotensi mendatangkan wisatawan," ujarnya.

Ditanya mengapa harus grup Band Cokelat dan Jamrud, Soetardjo mengatakan penggemar dari dua grup band ini cukup banyak di wilayah perbatasan. Hal ini terlihat dari angka penggemar pada saat tampil di tahun 2016 lalu yang diklaim mencapai 25 ribu orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin mengatakan, festival crossborder ini membawa dampak ekonomi kepada warga perbatasan.

Dia berharap warga Atambua menggunakan momentum festival ini untuk mendapatkan manfaat ekonomi sebesar-besarnya.

Bagi para pencinta dua grup band beken ini, tidak harus ke Jakarta tetapi datang saja ke Atambua pada saat itu. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved