Berita Timor Rote Sabu
Ini Penyebabnya, Guru SD Dari Perbatasan RI-RDTL Dapat Penghargaan Presiden
dirinya terpilih menjadi salah satu ikon prestasi dan kategori pegiat sosial karena mendirikan atau merintis forum pemuda pelopor
Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Rosalina Woso
Laporan Wartawan Pos-Kupang, Edy Bau
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA--Bonifasius Mau Taek, Guru pada SDN Sinar Atubesi Dilumil, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.
Dia merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang terpilih untuk menerima penghargaan dari pemerintah dalam ajang Festival Prestasi Indonesia yang dikenal sebagai 72 Ikon Prestasi Indonesia dalam rangka HUT RI ke 72 tahun 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (21/8/2017) malam.
Lantas apa yang membuatnya bisa mendapat penghargaan dari presiden?
Pos Kupang yang menghubunginya melalui ponselnya, Rabu (23/8/2017) mengatakan, acara penyerahan penghargaan itu telah berakhir pada Selasa (22/8/2017) malam.
Menurutnya, dirinya terpilih menjadi salah satu ikon prestasi dan kategori pegiat sosial karena mendirikan atau merintis forum pemuda pelopor pembangunan perbatasan.
"Forum pemuda pelopor ini melakukan berbagai kegiatan antara lain bela negara seperti patroli pilar batas dan patok batas negara serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang lain di daerah perbatasan," jelasnya.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh forum pemuda pelopr pembangunan perbatasan, lanjutnya, tidak dalam rangka mengejar penghargaan atau pujian dari pihak manapun, melainkan didasari sikap peduli terhadap tanah kelahiran, kampung halaman yang masih jauh tertinggal dari berbagai segi kehidupan.
"Kami berkarya bukan untuk mencari popularitas, bukan juga karena uang atau jabatan. Tetapi kami hanya anak dari daerah pinggiran yang mau belajar dan bekerja nyata, berusaha semaksimal mungkin menjadi agen kekuatan moral, perubahan sosial dan agen pembaharu di tengah kehidupan masyarakat," ujarnya.
Dia mengaku kaget saat beberapa waktu lalu dirinya mendapat undangan kegiatan dan menerima telepon dari Ketua Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika untuk menerima penghargaan tersebut.
"Saya merasa kaget karena tidak pernah menyangka nama saya terdaftar di aliansi ini. Terimakasih atas dukungan semua. Penghargaan ini bukan semata sebuah kebanggaan tetapi sebagai pelecut bagi kami untuk terus bekerja dan berbuat demi masyarakat bangsa dan negara di perbatasan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bonifasius_20170823_120843.jpg)