Perahu Dihantam Gelombang di Perairan Oepoli, 4 Anggota Satgas Puter Sempat Hilang Kontak

Setelah selesai berbelanja mereka menumpang perahu motor yang sama kembali ke Pulau Batek.

Perahu Dihantam Gelombang di Perairan Oepoli, 4 Anggota Satgas Puter Sempat Hilang Kontak
Istimewa
Pasukan Satgaspam Puter ketika berfoto bersama Danrem 161/Wira sakti Kupang, Rabu (2/8/2017) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Edi Hayong

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Empat anggota TNI AD yang bertugas sebagai Satgas Puter di Pulau Batek hilang kontak setelah perahu motor yang mereka tumpang dalam perjalanan dari Oepoli, Kabupaten Kupang menuju Pulau Batek, dihantam gelombang.

Perahu motor mendadak mati mesin sehingga mereka terombang ambing, Kamis (10/8/2017) sekitar pukul 17.30 Wita.

Keempat anggota TNI tersebut belum diketahui identitasnya.

Demikian informasi yang diperoleh Pos Kupang dari grup Whatsapp, Sabtu (12/8/2017).

Informasi menyebutkan bahwa keempat anggota Satgas Puter ke Oepoli untuk berbelanja kebutuhan harian.

Setelah selesai berbelanja mereka menumpang perahu motor yang sama kembali ke Pulau Batek.

Pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita, Danton Satgas Puter mengkonfirmasi ke Tino, salah seorang guru di Oepoli. Tino menyampaikan bahwa mereka belum sampai di Pulau Batek.

"Penyebabnya, mesin motor LCR mati saat dalam perjalanan menuju Pulau Batek, sehingga diperkirakan LCR terombang-ambing dan terbawa arus gelombang laut.".

Keesokan harinya, Jumat (11/8/2017) sekitar pukul 07.00 Wita, Danton Satgas Puter Pulau Batek beserta warga Oepoli melakukan pencarian di laut menggunakan LCR dan perahu nelayan.

Kapenrem 161/Wirasakti Kupang, Mayor (Arm) Ida Bagus S menyampaikan kalau 4 anggota Satgas Puter sudah ditemukan.

Ida Bagus yang dikonfirmasi Sabtu (12/8/2017) belum bersedia memberi penjelasan lebih lanjut karena masih ikut mendampingi Pangdam IX/Udayana berkunjung ke Rumah Sakit Wirasakti Kupang.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved