Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 712 Minta Anak-anak Perbatasan Belajar Nasionalisme

Kurang lebih 300 warga dari dusun Asulait serta warga tetangga Desa Sadi, Umaklaran dan Bauho ikut dalam kegiatan ini.

Penulis: Fredrikus Royanto Bau | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/EDY BAU-
Salah satu warga Asulait diperiksa dokter saat kegiatan bhakti sosial di lapangan SDI Asulait, Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (28/7/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA--Satgas Pamtas RI-RDTL, Yonif Raider 712/Wiratama kembali menggelar kegiatan bakti sosial bagi warga perbatasan di Kabupaten Belu.

Kegiatan TNI peduli warga perbatasan ini berlangsung di lapangan SDI Asulait, Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (28/7/2017).

Baksos ini meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan secara gratis, khitanan massal dan pasar murah.

Program ini merupakan kerjasama Satgas dengan tim medis rumah sakit bantuan Atambua, Puskesmas Wedomu serta Bulog Atambua didukung PT Wings.

Kurang lebih 300 warga dari dusun Asulait serta warga tetangga Desa Sadi, Umaklaran dan Bauho ikut dalam kegiatan ini.

warga Asualit diperiksa  dokter saat kegiatan bhakti sosial di lapangan SDI Asulait, Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (28/7/2017).
warga Asualit diperiksa dokter saat kegiatan bhakti sosial di lapangan SDI Asulait, Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (28/7/2017). (POS KUPANG/EDY BAU)

Adapun pejabat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Trantib Kecamatan Tastim, Kapolsek Tastim, Kades Sarabau, Babinsa Koramil Wedomu, Babinpol, Tokoh Adat, para Guru SD serta perangkat Desa setempat.

Dansatgas Yonif Raider 712/WT yang diwakili Wadan Satgas, Mayor Inf. Muhamad Zainollah dalam sambutannya menegaskan generasi anak bangsa di perbatasan harus dibina sejak dini, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, semangat cinta tanah air dan nasionalisme.

"Harapan kami, ke depannya ade-ade yang berada di tapal batas ada yang bisa menjadi seperti kami," ujarnya.

Kegiatan baksos ini, lanjutnya, merupakan program rutin Satgas yang dilaksanakan selama penugasan.

Tujuan kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap warga di perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste. "Perlu dipahami bahwa, kegiatan baksos tidak saja diselenggarakan di sini, tapi juga telah dilaksanakan di beberapa desa lainnya," ujar dia.

Menurutnya, kehadiran Satgas Yonif Raider 712/Wiratama di perbatasan selain menjaga keutuhan wilayah NKRI tapi juga ikut membantu warga perbatasan yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

"Intinya program ini kepedulian kami. Oleh karena itu warga di tapal batas jangan sungkan-sungkan manfaatkan anggota di pos kami. Kami siap melayani 1x24 jam atau lebih untuk melayani warga dan sesuai semboyan kami selalu siap melayani dengan hati," ungkap Zainollah.

Bupati Belu melalui Asisten II Setda Belu, Yerem Kali Taek menyampaikan, kegiatan baksos yang dilaksanakan Satgas di Asulait hari ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Indonesia melalui TNI.

"Kegiatan ini sudah dilakukan di daerah pelosok lainnya. Ini sangat membantu warga di daerah pelosok dalam hal ini di bidang kesehatan yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan," jelas Taek.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved