Tanaman Padi di Liang Sola, Mabar Diserang Hama, Kadis Pertanian Baru Tahu Soal Itu
Aneh, hama serang padi milik petani di Lembor, Kepala Dinas Pertanian baru tahu soal itu
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus
POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Tanaman padi di dua lokasi dengan total luas 30 hektar, rusak. Lokasi lahan sawah irigasi itu berada di Kombek dan Wae Lombur, wilayah Lingko Nehong Desa Liang Sola Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).
Rusaknya tanaman padi tersebut akibat diserang hama penggerek batang.
Akibatnya, hasil panen menurun drastis hingga 70 persen dan petani terancam menghadapi masalah ketiadaan stok beras.
"Kami merasa gagal panen karena serangan hama saat padi berbunga. Sebagian besar tanaman padi rusak dan tidak bisa dipanen. Produksi padi tidak bisa menggantikan biaya kerja sejak lahan diolah," kata tokoh muda setempat, Adrianus Harsi saat menghubungi Pos Kupang, Jumat (28/7/2017).
Dijelaskannya, lahan sawah yang diserang hama itu, terdiri dari 15 hektar di Lingko Nehong Kampung Tando dan 15 hektar di Kombek.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mabar, Anggalinus Gapul, mengaku baru mengetahui informasi itu.
"Nanti Hari Senin (31/7/2017, Red), saya akan mengutus staf untuk mengecek langsung ke lokasi itu. Soalnya kami baru menerima informasi ini," kata Anggalinus.
Menurutnya, kalau serangan penggerek batang, stok obat untuk itu masih tersedia di Lembor. Namun selama ini pihaknya tidak mendapat laporan tentang serangan hama itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hama-padi_20170728_175340.jpg)