Berita Timor Rote Sabu

Jaksa Diminta Tuntaskan Empat Kasus Proyek Jalan Perbatasan

Keempat kasus tersebut menjadi perhatian publik sehingga jaksa harus lebih serius menuntaskan kasus tersebut.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teny Jenahas

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU--Ketua Lakmas Cendana Wangi NTT, Victor Emanuel Manbait meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu untuk konsentrasi menuntaskan empat kasus dugaan korupsi pada proyek pekerjaan jalan perbatasan di Kabupaten TTU.

Keempat kasus tersebut menjadi perhatian publik sehingga jaksa harus lebih serius menuntaskan kasus tersebut.

Victor mengatakan hal itu kepada Pos Kupang Kamis (20/7/2017). Ia diminta komentar terkait dengan sikap jaksa dalam menindaklanjuti sejumlah laporan masyarakat tentang proyek-proyek pembangunan yang diduga bermasalah.

Victor mendukung sikap jaksa dalam menindaklanjuti sejumlah laporan masyarakat, namun sebelum melangkah ke kasus-kasus lain, jaksa mesti menuntaskan terlebih dahulu empat kasus proyek jalan perbatasan yang menjadi perhatian publik.

"Kita tagih Kejari untuk rampungkan kasus tujuh paket proyek jalan perbatasan. Tiga kasus sudah diputuskan, jadi masih tunggak empat kasus. Rakyat sudah bosan dengan janji janji sementra diproses tanpa ada penjelasan prosesnya seperti apa dan muncul hilang. Berganti satu kejari ke kejari yang lain, kasusnya masih dalam proses terus," kata Victor.

Ia mengatakan, masyarakat mengharapkan agar kasus yang dilaporkan itu dapat ditangani dengan serius, bukan hanya diterima lalu digantung dan berlama lama di laci meja kejari dan para jaksanya.

Jaksa mesti berterima kasih kepada masyarakat yang terlibat aktif mengawas pembangunan dan melaporkan masalah pembangunan kepada jaksa.

Tujuh proyek peningkatan jalan perbatasan yang ditangani kejaksaan yakni, ruas jalan Kefamenanu-Nunpo, Fainake-Banain A Haumeniana-Inbate, Saenam-Nunpo Secsion I, Saenam-Nunpo Secsion II, Saenam-Nunpo Secsion III, dan jalan Kantor Camat Bikomi Utara. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved