Gara-gara Omong Begini, Wakil Bupati Flotim Memarahi Staf Bulog Larantuka
Agus Boli marahi seorang seorang staf bernama Mustafa karena mengatakan beras Bulog yang patah-patah itu masih layak dikonsumsi.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Agustinus Sape
Kepala Bulog Sub Divre Larantuka Peter Lantu baru tiba kemudian dan menyatakan beras itu sudah tidak didistribusikan lagi.
Peter menjelaskan beras yang ada sekarang sudah tidak lagi distribusikan kepada masyarakat karena kualitasnya tidak layak.
Bulog Sub Divre Larantuka sedang menunggu pendropingan beras baru.
"Saya akan datang lagi kalau beras baru itu datang. Saya akan cek lagi," kata Agus Boli.
Agus Boli menjelaskan baik Bulog maupun pemerintah daerah sama-sama melayani masyarakat Flotim.
Sebagai pemerintah daerah, kata Agus Boli, Bupati Anton dan dirinya sebagai wakilnya tidak rela masyarakat Flotim mengonsumsi beras rusak itu.
"Kita minta ini segera disampaikan ke Bulog Pusat. Kalau beras seperti ini masih paksa didistrubusikan, terpaksa kita akan pidanakan Bulog," kata Agus Boli.
Agus Boli menegaskan, pemerintah daerah bukan menolak beras Bulog.
"Kita tidak tolak beras Bulog. Kita tolak beras tidak baik. Beras yang baik dan berkualitas kita terima," kata Agus Boli.
Agus Boli usai sidak mengungkapkan Bupati Flotim Antonius Gege Hadjon telah lama menerima pengaduan masyarakat.
"Bupati Anton sangat marah beras kotor seperti ini dibagi kepada masyarakat," kata Agus Boli. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/beras-bulog-larantuka_20170717_214937.jpg)