Sniper Ini Merayap Sejauh 2,5 Km Selama 3 Hari Demi Tembak Jenderal, Hasilnya Tak Diduga

Sebuah tembakan tunggal menghantam tepat di bagian dada dan jenderal Vietnam Utara yang menjadi sasaran pun jatuh tewas.

Sniper Ini Merayap Sejauh 2,5 Km Selama 3 Hari Demi Tembak Jenderal, Hasilnya Tak Diduga
Modern American Hero
Carlos Hathcock 

POS-KUPANG.COM--Bertempur sebagai seorang sniper harus memiliki stamina dan mental baja.

Pasalnya untuk membunuh satu target terpilih membutuhkan kesabaran tingkat tinggi dan konsentrasi penuh seperti dialami Carlos Hathcock, sniper ulung Korps Marinir AS (USMC).

Sebagai seorang sniper, bakat alami Carlos Hathcock sudah terlihat dari sejak kecil.

Selama usia remaja, Hathcock yang tinggal di pedesaan Little Rock, Arkansas sudah terbiasa memegang senjata api dan pergi berburu sendirian atau ditemani anjingnya.

Sewaktu berburu, Carlos bahkan mengandaikan sasaran yang ditembak sebagai tentara Nazi Jerman.

Kemahiran Carlos dalam berburu makin menjadi-jadi ketika ayahnya memberikan senapan bekas PD II.

Tak hanya ingin menjadi pemburu ulung, Carlos juga bermaksud bergabung dengan militer AS jika usianya sudah cukup.

Ketika berumur 17 tahun Carlos pun diterima di Korps Marinir AS dan segera menjalani latihan dasar kemiliteran.

Kemampuan Carlos sebagai penembak jitu langsung ketahuan ketika dirinya berlatih menembak di pusat pendidikan USMC, Camp Pendleton.

Sehingga para intruktur selalu mengirimkan Carlos di setiap ajang lomba menembak.

Halaman
1234
Editor: Rosalina Woso
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved