598 Juta Pemudik di China Gunakan Kerata Api

Puncak kepadatan pemudik yang menggunakan kereta api di seluruh pelosok daratan China dimulai pada Sabtu

598 Juta Pemudik di China Gunakan Kerata Api
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./pd/16)
lustrasi: Prioritas Pekerja Lokal Model berfoto di samping miniatur kereta cepat Jakarta-Bandung di Jakarta, Kamis (5/5/2016). Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta kepada PT Kereta Cepat Indonesia China untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

POS KUPANG.COM - Sekitar 598 juta pemudik di China diperkirakan menggunakan moda transportasi kereta api selama liburan musim panas tahun ini.

Perusahaan Kereta Api China (CRC) memperkirakan jumlah pemudik musim panas tahun ini meningkat 49,7 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya, demikian laporan media resmi pemerintah setempat yang dipantau Antara di Beijing, Minggu.

Puncak kepadatan pemudik yang menggunakan kereta api di seluruh pelosok daratan China dimulai pada Sabtu (1/7/2017).

Para pelajar yang libur pada 1 Juli hingga 31 Agustus 2017 dengan melakukan perjalanan wisata atau mudik ke kampung halamannya di China masih menjadikan kereta api sebagai sarana transportasi favorit.

CRC berencana mengoperasikan beberapa jalur baru untuk menambah frekuensi perjalanan kereta api di beberapa titik transportasi utama dan menambah daya angkut penumpang.

Beberapa jalur baru, seperti dari Beijing yang menghubungkan beberapa kota di daerah aliran Sungai Yangtze melalui Shanghai dan Hangzhou, termasuk Xuzhou, bisa dilalui kereta api cepat menuju Ibu Kota Gansu di Lanzhou selama liburan musim panas yang berlangsung 62 hari itu.

Diperkirakan 116 juta pemudik akan melalui jalur kereta api delta Sungai Yangtze atau naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Beijing akan ketambahan 32 rangkaian kereta api untuk mengangkut pelajar dan wisatawan selama musim panas, demikian pernyataan CRC Biro Beijing.

"Kemarin hari pertama libur musim panas. Kami perkirakan Stasiun Kereta Api Beijing telah memberangkatkan 210 ribu orang," kata Wang Fan, petugas yang bertanggung jawab terhadap penumpang di Stasiun Beijing.

CRC pada pekan depan akan meluncurkan kereta cepat dari Beijing menuju area baru Xiongan, sebagaimana dilaporkan China Daily.

Dua rangkaian kereta peluru berkecepatan maksimum 350 kilometer per jam itu akan melakukan perjalanan perdananya di jalur Beijing-Xiongan, Kamis (6/7).

Perjalanan sepanjang 100 kilometer tersebut akan membutuhkan waktu sekitar 80 menit.

Para penumpang sudah bisa memesan tiket kereta cepat jalur baru tersebut pada Minggu pagi.

Dalam perjalanan kereta api dari pusat Kota Beijing menuju Xiongan, para penumpang bisa menikmati pemandangan Xiongxian, Rongcheng, dan Anxin.

Pemerintah China telah telah membuka Xiongan sebagai kawasan baru di Provinsi Hebei pada April lalu. Total jalur kereta api di daratan Tiongkok telah mencapai 22 juta kilometer atau terpanjang di dunia. *)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved