Hendak Bunuh Warga, Pria Sakit Jiwa Falerianus Bayu Akhirnya Dipasung

Falerianus dipasung lantaran mengancam membunuh Siprianus Tala, warga setempat.Bahkan Falerianus sempat mengejar Siprianus.

Hendak Bunuh Warga, Pria Sakit Jiwa Falerianus Bayu Akhirnya Dipasung
POS KUPANG/ARIS NINU
Falerianus Bayu tampak terpasung di rumah orangtuanya. 

POS KUPANG. COM, BORONG - Sering membuat onar di kampung sejak menderita sakit jiwa, Falerianus Bayu (21), pemuda tanggung asal Kampung Cenop, Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) akhirnya dipasung keluarganya sendiri.

Falerianus dipasung lantaran mengancam membunuh Siprianus Tala, warga setempat.

Bahkan Falerianus sempat mengejar Siprianus sampai ke rumahnya.

Kejadian tersebut membuat Siprianus mengadu ke Polsek Lamba Leda.

Anggota Polsek Lamba Leda lalu bertemu keluarga pelaku dan meminta agar Falerianus diamankan agar jangan membuat onar dan mengancam orang.

Falerianus lalu dipasung sang ayah di dalam rumah mereka di Kampung Cenop.

Kapolres Manggarai, AKBP Drs. Marselis Sarimin K, M.Pd melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu dalam laporan WA-nya kepada Pos Kupang, Kamis (29/6/2017) siang, menegaskan, pihak polisi telah menyarankan agar Falerianus diobati agar bisa sembuh.

Apalagi Falerianus masih muda dan kemungkinan dirawat masih bisa sembuh.

"Ada informasi Falerianus pernah membuat onar di kampung tahun 2016 lalu. Sejak itu keluarga memasungnya. Kalau ia lepas dari tempat pasung pasti ia membuat onar. Maka itu, keluarga memilih Falerianus dipasung agar kejadian ia mau menyerang Siprianus, warga Kampung Cenop, tidak terulang," papar Daniel.

Daniel mengatakan, pihak kepolisian di Lamba Leda sempat menemui keluarga Falerianus usai kejadian bersama korban yang diancam.

"Dalam pertemuan tersebut korban menyadari pelaku memang sakit sehingga tidak bisa diproses secara hukum," papar Daniel.

Daniel menegaskan, pelaku tindak pidana tidak bisa diproses hukum kalau ia sedang sakit jiwa.

Perbuatan pelaku pasti tidak diproses sehingga polisi menyarankan pelaku bisa dibawa ke Rumah Sakit Jiwa sehingga bisa diobati. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved