Pertama di Flores, RSUD TC Hillers Maumere Miliki Unit Cuci Darah
RSUD dr. T.C. Hillers Maumere meresmikan unit cuci darah (Hemodialisis/HD) pertama di Pulau Flores, Sabtu (10/6/2017).
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Manajemen RSUD dr. T.C. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, meresmikan unit cuci darah (Hemodialisis/HD) pertama di Pulau Flores, Sabtu (10/6/2017).
Unit Cuci Darah ini memiliki enam tempat tidur mampu menampung total 30 pasien hemodialisis dibangun atas kerja sama Pemda Sikka, RSUD TC Hillers dan Yayasan Bina Nusantara Adi Sehat.
“Saat ini kami menggunakan mesin merk Gambro produksi Swedia. Total nilai keseluruhan Rp 3 miliar,” kata dr. Steven Gunawan, Direktur Yayasan Bina Nusantara Adi Sehat, kepada Pos-Kupang,com, di Maumere, Sabtu (10/6/2017) siang.
Pembangunan HD, kata Steven, bermula dari banyaknya pasien gagal ginjal kronis yang membutuhkan pelayanan. Angka kesakitan dan kematian dari gagal ginjal kronis sangat tinggi.
Menurut dr. Stven, selama ini pasien berobat ke RS Sanglah di Bali atau RSU WZ Johannes Kupang. Bahkan ada warga Sikka yang saat ini berobat di Surabaya dan Yogyakarta.
Menurutnya, semua biaya cuci darah ditanggung oleh BPJS. Kecuali bagi pasien tidak punya BPJS membayar Rp 1.050.000,sesuai peraturan daerah (Perda)
“Kalau mereka berobat keluar Maumere butuh biaya transportasi bolak-balik ke Maumere, biaya kos-kosan karena cuci darah dilakukan dua kali seminggu. Biaya hidup kota besar jauh lebih tinggi, belum lagi biaya karena mereka tidak bisa bekerja dan penunggunya juga tidak dapat bekerja,” imbuh Steven.
“Biaya untuk HD mungkin gratis dari BPJS, tetapi biaya lainnya membuat kita prihatin dan memutuskan memfasilitasi pembangunan unit HD ini,” kata Steven.
Bupati Sikka, Drs.Yosef Ansar Rera, mengharapkan fasilitas ini memberi harapan hidup kepada pasien yang harus menjalani cuci darah. Banyak warga masyarakat Sikka selama ini harus ke Bali atau Jawa.
“Saya sering mendengar keluhan masyarakat yang menjalani cuci darah. Tak hanya harus menanggung biaya perawatan di RS,mereka juga dibebani lagi dengan akomodasi dan transportasi yang lumayan besar jika harus berobat keluar daerah,” ujar Ansar meresmikan Unit HD, Sabtu siang (10/6/2017).
Hadirnya fasilitas ini mendukung RSUD TC Hillers sebagai RS rujukan dari empat kabupaten Lembata, Flotim dan Ende. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rsud-tc-hillers-cuci-darah_20170611_070322.jpg)