Gadis Kecil Gagal Ginjal

Dona, Gadis Kecil yang Pendiam di Sekolah Tapi Selalu Rajin Kerjakan Tugas

Dona Henuk, gadis sembilan tahun yang meninggal karena menderita gagal ginjal merupakan sosok pendiam di sekolah.

Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/EFLIN ROTE
SD Katolik Maria Assumpta Kupang tempat Dona bersekolah 

Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Dona Henuk, gadis sembilan tahun yang meninggal karena menderita gagal ginjal merupakan sosok pendiam di sekolah.

Meskipun sakit, Dona tidak pernah menunjukkan rasa sakit yang berlebihan kepada teman-temannya.

"Dia cukup pendiam. Dia juga tidak boleh terlalu capek, karena bisa drop. Dia saya bebas tugaskan dari piket harian," ucap wali kelas Dona, Rubertus Galis Wolo, ketika dihubungi melalui sambungan telpon, Sabtu (10/6/2017).

Dona digendong sang ayah. Gadis kecil ini divonis gagal ginjal oleh dokter.
Dona digendong sang ayah. Gadis kecil ini divonis gagal ginjal oleh dokter. ()

Galis mengungkapkan, selama proses belajar sang ibu selalu setia menemani Dona.

"Mamanya setiap hari tunggu di sekolah. Kalau jam istrihat Dona jarang bermain seperti anak lain. Dia lebih banyak diam di kelas," tuturnya.

SD Katolik Maria Assumpta Kupang tempat Dona bersekolah
SD Katolik Maria Assumpta Kupang tempat Dona bersekolah (POS KUPANG/EFLIN ROTE)

Meskipun sakit dan jarang masuk, Dona tetap melaksanakan kewajibannya mengerjakan tugas dan ulangan meskipun ia lakukan di rumah.

"Ujian semester kemarin dia kerjakan soal di rumah karena kondisinya tidak memungkinkan untuk ke sekolah," ujar Galis.

Dona bersekolah di SD Katolik Maria Assumpta Kupang. Dona meninggal karena menderita gagal ginjal.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved