Empat Warga Kupang Tewas Dibacok Pencuri Sapi

aksi pencurian sapi sekarang sudah mulai merambah ke wilayah pedalaman Kabupaten Kupang, sehingga membuat masyarakat bertambah resah.

Empat Warga Kupang Tewas Dibacok Pencuri Sapi
POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
Barang bukti daging sapi yang ditinggalkan kawanan pencuri 

POS KUPANG.COM - - Sedikitnya empat warga Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, tewas setelah dibacok kawanan pencuri sapi yang marak terjadi sejak awal Juni 2017.

"Kasus pencurian sapi sangat meresahkan warga Kabupaten Kupang karena semakin meningkat di daerah ini. Sudah empat warga yang meninggal akibat dibacok gerombolan pencuri sapi," kata Bupati Kupang Ayub Titu Eki di Oelamasi, Kamis.

Ia mengatakan aksi pencurian sapi sekarang sudah mulai merambah ke wilayah pedalaman Kabupaten Kupang, sehingga membuat masyarakat bertambah resah.

Titu Eki yang didampingi Kabag Humas Setda Kabupaten Kupang Stefanus Baha itu menjelaskan, kasus pencurian sapi marak terjadi di Kecamatan Fatuleu Barat, Amfoang Utara, Kupang Barat dan Amabi Oefeto serta wilayah Amarasi.

Selain menyebabkan empat korban meninggal, aksi pencurian itu menyebabkan puluhan ekor sapi milik warga digasak kawanan pencuri ke luar Kabupaten Kupang.

Ia mengatakan, para pelaku tidak segan melakukan kekerasan fisik terhadap warga apabila memergoki aksi pencurian sapi yang dilakukan pelaku yang masuk ke desa-desa menggunakan mobil pick up untuk mengangkut hasil jarahannya.

"Salah satu peternak sempat diikat dibatang pohon di kawasan hutan oleh pencuri. Korban dilepas setelah pelaku menggasak beberapa ekor sapi milik korban," kata Titu Eki.

Titu Eki mengatakan, kawanan pencuri sapi menguliti sapi curiannya di kawasan hutan yang jauh dari pemukiman warga lalu meninggalkan kulit dan kepala di lokasi pemotongan hewan curian.

"Para pelaku sering meninggalkan kulit dan kepala sapi di hutan, sedangkan daging sapi diangkut menggunakan mobil yang telah disiapkan pelaku," tegas Titu Eki.

Titu Eki menduga ada jaringan yang melibatkan warga setempat yang berperan memberikan berbagai informasi kepada para pelaku.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved