Rabu, 8 April 2026

Enam Ribu Blanko e-KTP Belum Bisa Digunakan Di Kabupaten Malaka

Berdasarkan data print ready record (PRR) bulan April ada 5.462 pemohon. Ditambah permohonan yang masuk hingga pertengahan Mei sekitar 6 ribu lebih

Editor: Ferry Ndoen
dion kota
POS KUPANG/DION KOTA ANTRI- Kepala Disdukcapil Malaka, Ferdy Rame sedang menyapa masyarakat yang antri untuk membuat e-KTP, Senin (15/5/2017) 

POPS KUPANG.COM, BETUN - Enam ribu blanko e-KTP yang telah tiba di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malaka belum bisa digunakan untuk mencetak e-KTP. Pasalnya, hingga saat ini data center pusat belum dibuka untuk seluruh Indonesia dan Disdukcapil Malaka masih harus meng upgrade (meningkatkan) programnya ke versi 5.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Malaka, Ferdy Rame, Senin (15/5/2017) menegaskan, pihaknya saat ini terus membangun komunikasi dengan Ditjen Dukcapil terkait waktu pembukaan data center untuk seluruh Indonesia. Sambil menunggu, ia telah meminta stafnya segera meng upgrade programnya ke versi 5 agar bisa mencetak e-KTP.

" Belum lama ini staf saya ada yang mengikuti bimtek ke Jakarta terkait pencetakkan e-KTP. Dalam bimtek dijelaskan,jika Disdukcapil perlu meng upgrade program ke versi 5 untuk mencetak e-KTP sambil menunggu pembukaan data center pusat," jelas Ferdy.

Terkait jumlah data permohonan e-KTP yang sudah terekam, Ferdy mengatakan, hingga Senin (15/5/2017) sudah ada 6 ribu lebih pemohon e-KTP. Namun blanko yang tersedia hanya 6 ribu. Usai dicetak sesuai jumlah blanko yang tersedia, barulah Disdukcapil akan membuat permohonan penambahan blanko e-KTP.

" Berdasarkan data print ready record (PRR) bulan April ada 5.462 pemohon. Ditambah permohonan yang masuk hingga pertengahan Mei sekitar 6 ribu lebih pemohon yang masuk. Jelas blangko yang tersedia kurang. Kita akan cetak dulu e-KTP sesuai blanko yang ada baru ajukan permintaan lagi," jelas Pria berkaca mata ini.

Terkait hasil study banding program e-KTP keliling di Manado, Ferdy mengatakan, pihaknya telah menyusun tela'ah e-KTP keliling dan akan menyampaikannya kepada bupati.

"Kita sampaikan dulu tela'ah kepada pak bupati soal apakah akan diterapkan di Malaka atau tidak tergantung pak bupati. Tetapi Komisi I sudah menyampaikan kesediaanya untuk mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil dan mesin pencetak e KTP," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (26/4/2017) Komisi I DPRD Malaka bersama Disdukcapil Malaka melakukan study banding ke Manado untuk mengkaji penerapan e-KTP keliling. Dalam kesempatan itu, Komisi I DPRD Malaka menyatakan kesiapannya mengalokasikan anggaran untuk pengadaan peralatan e-KTP keliling. (din)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved