Breaking News
Sabtu, 18 April 2026

Oknum Polisi Mengaku dari Polda Metro Jaya Tantang Kapolda Sumsel

Kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oknum polisi dari Polda Metro Jaya beberapa waktu masih menyisahkan cerita tersendiri.

Editor: Alfred Dama
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Sejumlah wartawan menaburkan bunga mengecam aksi kekerasan terhadap wartawan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2014). Mereka yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia, Poros Wartawan Jakarta, dan sejumlah wartawan Jakarta melayangkan protes keras atas tindakan aparat kepolisian yang telah dengan sengaja melakukan aksi kekerasan terhadap sejumlah jurnalis yang meliput demonstrasi massa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Makasar Kamis, (13/11). Warta Kota/angga bhagya nugraha 

Ia menyayangkan tindakan kekerasan yang dialami salah satu rekan wartawan saat melakukan peliputan oleh oknum anggota Polda Metro Jaya.

"Kami turut bersedih dan kecewa jika masih ada tindakan kekerasan pada rekan wartawan," katanya dihadapan ratusan rekan jurnalis.

Dikatakan, selama ini kepolisian di Sumsel menyakini bahwa wartawan ataupun media adalah mitra kepolisian dalam melayani masyarakat.

Ia pun mempersilakan rekan-rekan jurnalis yang merasa tugasnya dihalang-halangi untuk melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Kami membuka diri, silakan laporkan jika melanggar aturan dan UU yang kita punya," tegas Muslim. (Sriwijaya Post)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved