Peringati Hari Kartini, Yang Perempuan Bantu Jual Ikan dan Sayur: Om Beli Sayur Om
Seperti inilah cara anak-anak SMA Frater Don Bosco Lewoleba berjualan di Pasar Pada, Jumat (21/4/2017).
Penulis: Frans Krowin | Editor: Agustinus Sape
Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM, LEMBATA – “Om..., Om..., beli sayur dulu Om... Beli dulu ka... Sayur yang kami jual ini harganya murah-murah. Satu ikat Rp 1.000 atau enam ikat Rp 5.000. Beli dulu ka Om...”
Seperti inilah cara anak-anak SMA Frater Don Bosco Lewoleba berjualan di Pasar Pada, Jumat (21/4/2017).
Mereka datang ke pasar itu sebagai bagian dari pengejawantahan semangat Kartini yakni membantu satu sama lain.
Yang berjualan sayur itu kebanyakan anak perempuan.
Tapi tak sedikit pula siswa yang ikut membantu, dengan menjual keliling sayur tersebut dari satu tempat ke tempat lain di dalam kawasan pasar tersebut.
“Ayo, bantu jual sayur yang ada ini. Kalian usahakan supaya sayur yang kalian bawa laku terjual seluruhnya dan hasil jualan tersebut diserahkan kembali ke sini, kepada mama-mama pemilik sayur ini,” ujar guru-guru yang setia mendampingi para siswa berjualan di pasar tersebut.
Tak hanya menjual, mereka malah membantu dari awal, yakni mengangkat sayur dari atas kendaraan, membersihkan sayur dari dedaunan yang tak berguna, mengikat sayur yang sudah dibersihkan kemudian menjual sayur tersebut.
“Yang membantu mama-mama menjual sayur ini adalah sebagian siswi pengurus OSIS. Pengurus OSIS lainnya membantu pedagang yang lain. Jadi kartini-kartini dari SMA Frater Don Bosco ini mau membantu kartini-kartini yang ada di Pasar Pada ini,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Philipus Kapitan di Pasar Pada, Jumat (21/4/2017).
10 Siswi Membantu Jual Ikan
Tidak hanya jual sayur, sekitar 10 siswi pengurus OSIS SMA Frater Don Bosco Lewoleba membantu mama-mama penjual ikan di Pasar Pada.
Kiat yang dilakukan adalah mengganti posisi mama-mama itu untuk berjualan ikan pada Jumat (21/4/2017).
Kehadiran anak-anak menjual ikan di Pasar Pada itu ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Para siswi penjual ikan itu juga tampak seperti para penjual sungguhan.
Itu terlihat sejak konsumen datang ke tempat penjualan ikan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jual-ikan_20170422_004404.jpg)