Rabu, 29 April 2026

Gajinya di Kisaran Rp 100 Juta, Jabatan Ini Kemungkinan Bakal Diduduki Ahok

Kedekatan Ahok dengan Presiden Jokowi disebut-sebut akan memuluskan jalannya meraih jabatan baru.

Editor: Rosalina Woso
Tribunnews.com/Herudin
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiba di gedung KPK, Jakarta, untuk memenuhi panggilan sebagai saksi, Selasa (12/4/2016). Ahok memberikan keterangan seputar pembelian lahan milik RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI pada akhir 2014. 

POS KUPANG.COM -- Kekalahan incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama alias Ahok menimbulkan pertanyaan baru kemana berikutnya ia akan berlabuh?

Sejumlah spekulasi muncul terkait masa depan Ahok.

Kedekatan Ahok dengan Presiden Jokowi disebut-sebut akan memuluskan jalannya meraih jabatan baru.

Isu yang muncul antara lain Ahok akan jadi menteri hingga Dirut BUMN.

Namun sebelum kalah, Ahok pernah berseloroh mengincar posisi Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog).

Hal itu diungkapkan Ahok pada Juli 2015 lalu.

Keinginan itu, kata Ahok, kerap dia lontarkan bila bertemu Presiden Jokowi.

"Saya sudah bilang ke Presiden kalau bos Bulog enggak beres biar saya yang gantikan," kata kata Ahok pada peresmian Operasi Pasar 2015 di Balai Kota, Kamis, 2 Juli 2015 lalu.

Menurutnya saat itu, peranan Bulog sangat penting bagi masyarakat.

Sebab, perusahaan ini menjadi tumpuan untuk menjamin pasokan beras di pasar.

"Apa susahnya mengatur dan menjaga volume beras," tambahnya.

Ahok mengungkapkan, Dirut Bulog tak hanya butuh orang pandai mengamankan kebutuhan pangan di Indonesia tapi juga yang jujur dan berani.

Alasannya sebab perusahaan ini kerap berbenturan dengan kepentingan spekulan yang memainkan harga.

"Saya sudah siap ini mumpung mau dipecat Dewan lewat hak menyatakan pendapat," kata Ahok dengan lantang.

Apa yang mendasari keinginan Ahok jadi bos Bulog?

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved