Pasar Kamis di Halilulik-Belu Bikin Macet Jalan Raya, Antrian Kendaraan Lebih dari Satu Kilometer

Para pelintas jalan raya dari arah Atambua, Kabupaten Belu menuju Betun, Kabupaten Malaka atau sebaliknya harus mengetahui bahwa ruas jalan di Halilul

Pasar Kamis di Halilulik-Belu Bikin Macet Jalan Raya, Antrian Kendaraan Lebih dari Satu Kilometer
POS KUPANG/ISTIMEWAH
Ruas jalan raya Atambua-Betun saat macet di Pasar Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kamis (13/4/2017). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Para pelintas jalan raya dari arah Atambua, Kabupaten Belu menuju Betun, Kabupaten Malaka atau sebaliknya harus mengetahui bahwa ruas jalan di Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar) selalu macet dan antrian panjang kendaraan lebih dari satu kilometer pada setiap hari kamis.

Hal ini disebabkan adanya pasar rakyat setiap hari kamis di wilayah itu. Para pedagang ada yang menggelar dagangannya sampai ke ruang milik jalan (Rumija). Belum lagi mobil dan sepeda motor yang parkir tak beraturan membuat pelintas di ruas jalan ini harus bersabar menunggu hingga kemacetan terurai. Biasanya jalan akan lengang setelah pasar bubar di sore hari.

Salah satu pelintas, Vincent Manek kepada Pos Kupang, Kamis (13/4/2017) mengatakan macetnya ruas jalan itu di hari ini tidak seperti pasar hari kamis sebelumnya. Dia menduga, hal ini karena warga masyarakat dari kampung-kampung datang menjual ataupu membeli kebutuhan menjelang hari raya paskah.

"Hari ini macet total. Mau paskah jadi orang dari kampung turun semua. Kendaraan tidak bisa bergerak," katanya saat dihubungi Pos Kupang.

Dia mengakui ada anggota polisi yang bertugas mengatur arus lalulintas agar tidak macet namun kemacetan tetap tidak bisa terurai. "Ada polisi tapi tetap macet. Mungkin polantas hrus lebih banyak baru bisa," ujarnya.

Untuk diketahui, Pasar Kamis Halilulik adalah salah satu pasar mingguan terbesar di Kabupaten Belu dan Malaka. Pasar ini sudah ramai sejak Kamis subuh sekitar pukul 02.00 wita sampai sore hari sekitar pukul 15.00 wita.

Setiap hari kamis masyarakat dari desa-desa di kecamatan terdekat datang ke pasar ini. Dari Kecamatan Raimanuk, Tasbar, Tastim, Nanaet Duabesi, Malaka Timur, Malaka Tengah, Kecamatan Laenmanen, Iokufeu dan kecamatan lainnya. Sementara para pedagang umumnya berasal dari Betun, Halilulik dan Atambua.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved