Minggu, 3 Mei 2026

Pria Ini Aneh, Kebal Gigitan King Kobra, Justru Ditakuti Ular dan Bisa Berkomunikasi

Kemampuan pria ini bahkan terdengar hingga mancanegara, dan dilansir media internasional.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
Roni Kurniawan. DOKUMENTASI RONI KURNIAWAN
Ice (27) asal Desa Mentulik, Kabupaten Kampar, Riau, sedang bercengkerama dengan dua ekor king kobra di depan rumahnya. Foto ini diambil oleh teman sepermainannya, 

Sehari-hari, dia membantu orang tua dengan bekerja serabutan karena faktor pendidikan yang kurang.

5. Sering diminta orang untuk menangkap ular yang masuk kebun atau kampung.

Jika berhasil menangkap ular, dia diberi honor ratusan ribu rupiah.

6. Mengklaim bisa berbicara dengan ular

Komunikasinya dengan bahasa isyarat yang tak dimengerti orang

Soal bicara ini, Ice terlihat dengan mudah bercanda dengan ular yang berhasil ditangkapnya.

7. Justru ular yang takut pada Ice

Wartawan Tribunpekanbaru yang menuju lokasi (31/3), diceritakan bahwa justru ular yang takut pada Ice.

Dua ekor ular king cobra panjang dan besar yang baru ditangkapnya, seperti mengikuti semua perintah dan keinginan Ice.

146 Kali Digigit Ular

Bila suatu saat Anda mendengar ada orang digigit ular berbisa, bayangan Anda orang itu pasti menderita panas-dingin dan tak lama kemudian tewas.

Tapi itu tak terjadi pada diri Graeme Gow. Pria asal Australia yang pakar ular ini telah digigit ular paling mematikan di dunia sebanyak 146 kali.

"Sayalah orang yang paling sering digigit ular di Australia, mungkin malah di seluruh dunia," akunya.

Apa gerangan yang terkandung di dalam tubuhnya, tak seorang pun tahu. Bahkan, ilmu kedokteran pun belum bisa menyingkap "misteri " itu. "Padahal darah saya telah diuji para ilmuwan bertahun-tahun," tambah heipetologist ini.

Barangkali pengalaman langka itu tidak akan terjadi pada Gow bila dia tidak demikian cintanya pada ular. Meskipun ular telah berkal-kali mengancam jiwanya, dia tetap mencurahkan hidupnya untuk mempromosikan keberadaan satwa itu, menemukan jenis-jenis baru dan menyelamatkan yang langka dari kepunahan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved