Tetangga hingga Polisi Turun Tangan, Saat Ular Piton Sepanjang 5 Meter Masuk Rumah

Namun dia kemudian bangun untuk mengecek karena ada suara yang mencurigakan dari luar kamar.

Editor: Rosalina Woso
(KOMPAS.com)
Munculnya ular piton di berbagai lokasi di Mamuju dan wilayah sulawesi barat membuat pemerintah setempat kini tengah membicarakan langkah-langkah antisipasi. 

POS KUPANG.COM, MAMUJU UTARA -- Seekor ular piton sepanjang 5 meter menyelinap masuk ke rumah warga di Kota Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Minggu (9/4/2017).

Ular masuk saat si Mirwan, pemilik rumah, beristirahat. Namun dia kemudian bangun untuk mengecek karena ada suara yang mencurigakan dari luar kamar.

SPL
Piton Burma
SPL Piton Burma (SPL)

Begitu menyadari bahwa ada ular piton di dalam rumahnya, Mirwan histeris dan lari pontang-panting keluar rumah.

"Kami kaget lihat warna baret panjang ternyata ular piton. Karena kami berlarian, tetangga turun tangan buru ularnya," tutur Mirwan.

Para tetangga yang menerima informasi itu langsung turun tangan memburu ular tersebut. Keramaian di rumah itu lalu menarik perhatian sejumlah petugas Polres Mamuju Utara yang sedang berpatroli. Para polisi itu pun lalu ikut membantu menangkap ular piton tersebut.

Ular piton batu karang afrika
Ular piton batu karang afrika (africawildtrails)

Briptu Verdi, salah satu anggota Polres Mamuju Utara, yang ikut memburu mengatakan, proses penangkapannya sempat menegangkan karena ular piton sempat melilit di perabotan sehingga sulit ditarik.

Ular piton baru bisa ditangkap setelah warga melukai badan ular dengan parang.

"Kami amankan dan obati lukanya terlebih dahulu sebelum ular piton ini kami kembalikan ke habitatnya," ujar Verdy.

Seekor ular piton besar terekam kamera video tengah menelan seekor kelelawar besar yang tengah tidur bergantung di sebuah pohon.
Seekor ular piton besar terekam kamera video tengah menelan seekor kelelawar besar yang tengah tidur bergantung di sebuah pohon. (YouTube/Daily Mail)

Sambil diobati, untuk mencegah hal yang membahayakan, mulut ular piton ini dilakban.

Maraknya ular piton berukuran besar yang berkeliaran hingga ke permukiman di berbagai lokasi di Sulawesi Barat, mulai dari Polewali, Majene, hingga Mamuju, meresahkan warga.

Diduga, ular-ular piton tersebut kelaparan akibat habitat mereka terusik dengan maraknya pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit.

Baca: Lokasi Petani yang Ditelan Ular Merupakan Sarang Tujuh Piton Raksasa

Sebelumnya diberitakan, seorang petani sawit, Akbar Ramli, ditemukan tewas di dalam perut ular piton sepanjang 7 meter (sebelumnya disebutkan 4 meter) di kebun sawit miliknya di Desa Salubiru, Mamuju Tengah.

Baca: SERAM ! Lokasi Ular Makan Petani Merupakan Sarang Tujuh Piton Raksasa, Kemana Yang Lain?

Jasad Akbar ditemukan masih lengkap dengan pakaian dan sepatu boots miliknya.(Tribun Bali.Com)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved