NGERI, Pria Ini Potong Kemaluan karena Dengar Bisikan Gaib, Kini Tinggal 1 Sentimeter

Menurut Ramli, tukang ojek itu mengaku mendapat bisikan gaib sehingga nekat memotong kemaluannya.

NGERI, Pria Ini Potong Kemaluan karena Dengar Bisikan Gaib, Kini Tinggal 1 Sentimeter
Tribun Pekanbaru
TA (45) masih terbaring di rumah sakit umum daerah (RSUD) Tenriawaru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan usai memotong alat vitalnya sendiri. Jumat, (7/4/2017). 

POS KUPANG.COM -- Tajuddin (45), warga Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Bone, nekat memotong kemaluannya.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Kamis (6/4/2017).

Kabag Humas RSUD Tenriawaru, Ramli yang ditemui Tribunbone.com, membenarkan adanya korban dirawat.

Menurut Ramli, tukang ojek itu mengaku mendapat bisikan gaib sehingga nekat memotong kemaluannya.

"Korban memotong kemaluannya mengaku sering mendengar suara "potong saja burungmu tidak berdosa jako," kata Ramli menirukan ucapan Tajuddin.

Kini korban terbaring lemas di RSUD Tenriawaru Bone dengan kemaluan tinggal 1 cm.

Kamis (6/4/2017) kemarin keluarga melarikannya ke rumah sakit akibat pendarahan parah di bagian selangkangannya.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (NET)

Berdasarkan kabar yang dihimpun TribunBone.com, Tajuddin melakukan hal tersebut lantaran beberapa kali mendapat bisikan gaib.

Menurut pengakuan Tajuddin kepada dokter, ia melakukan hal itu mengaku sering mendengar suara gaib.

"Keterangan dokter yang menangani korban berhalusinasi, sebelum memotong kemaluannya, mengaku sering mendengar suara 'potong saja burungmu tidak berdosa jako,' begitu katanya," kata Ramli menirukan ucapan Tajuddin.

Ilustrasi
Ilustrasi (daily mail)

Ramli membenarkan jika kemaluan korban kini tinggal 1 centimeter.

"Berdasarkan keterangan dokter `burung' korban tersisa 1 centi," kata Ramli.

Pihak keluarga yang ditemui TribunBone.com menolak untuk berkomentar. (*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved