Gawat! Banjir di Borong Hajar PLTMH Wae Pekas, Benteng Pau Rusak Berat
Banjir menjadi momok di Manggarai Timur. Ini yang terjadi di salah satu pusat listrik tenaga air di Manggarai Timur
Penulis: Robert Ropo | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Robert Ropo
POS KUPANG.COM, BORONG--Angin Kencang dan Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Kamis (6/4/2017) mengakibatkan banjir besar di kali Wae Pekas.
Banjir tersebut menghantam dan merusakan saluran, bak penenang dan rumah turbin pembangkit listrik tenaga mikro hidroh (PLTMH) Wae Pekas itu.
Akibat kejadian itu, 285 kepala keluarga (KK) di desa itu gelap gulita.
Kepala Desa Benteng Pau, Benyamin Rahim ketika ditemui Pos Kupang di Lehong, Jumat (7/4/2017) mengatakan, hujan melanda wilayahnya itu hanya sekitar 2 jam lamanya dan kondisinya sangat lebat, sehingga banjir besar di kali Wae Pekas.
Ia juga mengaku heran baru pertama kali sejak seumur hidupnya, banjir besar seperti itu di kali itu.
"Padahal selama ini banjir juga tidak sampai begini, herannya seumur hidup saya banjir seperti ini. Banjir meluap sampai menghantam bangunan PLTMH yang sangat jauh dari lokasi DAS itu," kata Rahim.
Rahim mengatakan, banjir di kali itu bukan hanya merusak bangunan PLTMH itu, namun merusak juga satu hektar padi sawah milik dua warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/benyamin_20170407_180731.jpg)