280 Pencari Kerja di Manggarai Ikut Diklat

Sebanyak 280 pencari kerja (Pencaker( di Kabupaten Manggarai diikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang dilaksanakan Pemkab Manggarai

280 Pencari Kerja di Manggarai Ikut Diklat
POS-KUPANG/ARIS NINU
Bupati Manggarai,Dr.Deno Kamelus,S.H,M.H 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Sebanyak 280 pencari kerja (Pencaker( di Kabupaten Manggarai diikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang dilaksanakan Pemkab Manggarai melalui Dinas Penanaman Modal, Koperasi ,UKM dan Tenaga Kerja Manggarai yang dipusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Dalo, Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Pelatihan yang dibuka Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, S.H, M.H ini bertujuan mengurangi angka penggangguran di daera.

Dengan demikian rencana pemerintah mengurangi angka kerja bisa diwujudkan. Yang mana target lima tahun bisa menciptakan 2.000 tenaga kerja.

Langkah Pemkab Manggarai menggelar diklat bagi pencaker ini membuat Bupati Kamelus ketika membuka diklat di BLK Dalo, Selasa (14/3/2016) siang,meminta dinas agar jangan hanya memberikan pelatihan yang berskala kecil seperti membuka usaha tambal.

Namun pemuda yang diberikan pelatihan harus diberikan pendidikan sampai yang lebih besar misalnya membuka usaha otomotif.

"Saya perlu kritisi dinas teknis jangan hanya pelatihan tambal ban saja. Kalau pelatihan hanya 3 minggu saja semua bisa tapi yang saya inginkan adalah pelatihan yang membuat para pemuda di daerah ini bisa membuka usaha otomotif. Jangan hanya tambal saja bila perlu bongkar mesin. Maka itu perlu ada pelatihan. Pelatihan ini memakan waktu bukan hanya 3 minggu tapi bisa enam bulan. Maka itu saya minta para pemuda bisa belajar dengan baik. Kalau sudah habis pelatihan kalau ingin perlu modal bisa hubungi bupati agar saya minta bank-bank memberikan kredit usaha,"tegas Bupati Kamelus.

Bupati Kamelus pun memberikan contoh kalau saat ini penjualan motor di Manggarai cukup meningkat termasuk kendaraan roda empat. Bila perlu ke depan, papar Bupati Kamelus, semua motor dan mobil dinas diperbaikkan di bengkel yang dikerjakan oleh anak-anak muda Manggarai.

"Kalau pun mau buka usaha tambal ban jangan hanya tambal saja bila perlu ada jual onderdilnya. Habis tambal perbaikki busi sehingga bisa mendatangkan keuntungan,"ujar Bupati Kamelus.

Bupati Kamelus pun berjanji akan memantau program pelatihan bagi pencaker di Manggarai sehingga bisa berkelanjutnan.

"Program pelatihan ini harus berkelanjutan.Bila perlu anak-anak muda ini bisa bongkar mesin motor dan mobil.Jadi pelatihan ini harus membuat anak-anak muda mengalami peningkatan dan bisa berusaha di bidang otomotif,"tutur Bupati Kamelus.

Peserta pelatihan yang dilakukan Pemkab Manggarai di BLK Dalo sebanyak 280 orang ini terdiri dari 80 orang di bidang otomotif dan 120 di bidang pertukangan kayu serta 80 orang di kontruksi baja ringan.

Dalam diklat ini ada delapan instruktur yang sudah memilikki komputensi dan pengalaman yang sudah membangun kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal,Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Manggarai yakni Yaspen Binakusuma Ruteng.

Selama pelatihan semua peserta akan diberikan materi 30 persen teori dan 70 persen praktek.*

Penulis: Aris Ninu
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved