Pilkada Kota Kupang

Jefri Sangat Yakin Jonas Terserah Masyarakat

Calon Walikota Kupang Dr.Jefri Riwu Kore sangat yakin masyarakat Kota Kupang akan menjatuhkan pilihan politik pada pasangan calon (paslon) Jefri Riwu

Editor: Alfred Dama
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
TIBA-Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota kupang, Jefry Riwu Kore dan Herman Man tiba di KPU Kota Kupang, Rabu (21/9/2016). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Calon Walikota Kupang Dr.Jefri Riwu Kore sangat yakin masyarakat Kota Kupang akan menjatuhkan pilihan politik pada pasangan calon (paslon) Jefri Riwu Kore dan dr.Hermanus Man (paket FirManmu).

Sementara Calon Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H, M.Si, menyerahkan kepada masyarakat pemilih untuk menentukan pilihan dalam pilkada Kota Kupang pada 15 Februari 2017 mendatang.

Jonas juga mempersilakan masyarakat untuk menilai visi misi dan program yang sudah disampaikan oleh paket Sahabat (Jonas Salean dan Nikolaus Fransiskus) dalam debat Kamis (2/2/2017) dan debat sebelumnya.

Hal itu disampaikan Jefri Riwu Kore dan Jonas Salean, ketika dihubungi Pos Kupang secara terpisah, Jumat (3/2/2017), terkait keyakinan dan rasa optimisme mereka terhadap pilihan masyarakat pasca debat paslon, Kamis (2/2/2017).

Jonas mengatakan, dalam debat paket Sahabat dituduh korupsi, KKN dan lainnya. Namun, lanjutnya, Sahabat sudah menyampaikan program apa adanya. "Silakan masyarakat menilai sendiri dan tentukan pilihan karena itu hak masyarakat," ujar Jonas.

Sementara Jefri Riwu Kore, mengatakan, paket FirManMu merasa yakin masyarakat akan menjatuhkan pilihan pada FirManMu, karena dalam debat paslon tahap pertama dan kedua dianggap cukup memberi pengaruh pada pemilih di Kota Kupang.

"Kami yakin bahwa warga Kota Kupang sudah rasional dalam memilih pemimpin. Memang dalam debat kami angkat beberapa kondisi faktual, termasuk pengelolaan ABPD, karena memang sesuai tema yakni pelayanan publik," kata Jefri.

Jefri mengharapkan, dua kali debat paslon bisa memberikan keyakinan bagi masyarakat Kota Kupang dalam menentukan pilihan politik. "Berikan kami kesempatan agar kami bisa mengubah dan membuat kota ini menjadi lebih baik dalam birokrasi dan pelayanan publik," katanya.

Terkait penilaian bahwa dalam debat mereka memfitnah paket Sahabat, Jefri menyatakan, pihaknya sama sekali tidak memfitnah siapa-siapa, tetapi menyampaikan fakta yang ada.
"Apa yang kami lakukan itu bukan fitnah, tetapi menyampaikan sesuai data dan fakta yang terjadi. Saya sendiri melihat postur APBD Kota Kupang, di mana tahun anggaran 2015 terdapat Sisa Lebih Hasil Perhitungan (Silpa ) Rp 149 miliar lebih," kata Jefri.
Dana itu, lanjutnya, tidak ada pada neraca sehingga patut dipertanyakan, karena itu sangat jelas bahwa kondisi pengelolaan itu tida sesuai dengan standar akuntansi internasional

Sementara Jonas Salean mengatakan, dalam debat paslon kemarin, paket Sahabat difitnah terus oleh paket FirManMu.

"Sahabat dituduh macam-macam oleh FirManMu. Bilang kami korupsi, KKN, pemerintahan dinasti. Kalau ada keluarga di pemerintahan, ya wajarlah mereka sudah ada di situ melalui prosedur. Saya anggap masyarakat bisa menilai siapa yang menyampaikan program yang benar. Masyarakat juga bisa menilai dan data yang disampaikan itu tidak benar," kata Jonas.

Mengenai Silpa, Jonas mengatakan, Silpa tidak mungkin muncul di neraca. "Bayangkan uang hampir satu triliun rupiah kalau bilang kami makan uang satu triliun rupiah, ya rusak kita." ujarnya

Karena itu, demikian Jonas, tergantung masyarakat yang menilai, paket Sahabat sudah sampaikan apa adanya sesuai aturan dan program program itu tidak asal buat.
Jonas menegaskan, terserah masyarakat menilai, yang penting Sahabat sudah menyampaikan program apa adanya.

Jonas mengatakan, soal pemeriksaan BPK dan kalau ada kekeliruan ya wajar, asalkan bukan korupsi uang.

Calon Wakil Walikota Kupang dari paket FirManMu, dr.Hermanus Man, Jumat (3/2/2017) mengatakan, dalam debat mereka sudah menyampaikan ide-ide pembangunan di Kota Kupang.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved