Ridwan Kamil Minta Polisi Beri Arahan kepada Pejabat

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengundang Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo untuk memberi arahan kepada para pejabat

Editor: Rosalina Woso
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo usai memimpin rapat pimpinan bersama seluruh pejabat Pemkot Bandung, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (30/1/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI 

POS KUPANG.COM, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengundang Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo untuk memberi arahan kepada para pejabat di Pemerintah Kota Bandung dalam agenda rapat pimpinan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (30/1/2017).

Hal itu dilakukan untuk memberi peringatan kepada para PNS agar selalu menjaga integritas menyusul operasi tangkap tangan yang dilakukan polisi terhadap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dandan Riza Wardana, Jumat (27/1/2017) lalu.

"Tadi sengaja di rapat pimpinan ini semua pejabat-pejabat yang punya anak buah, para pengambil keputusan, spesial Pak Kapolrestabes saya hadirkan untuk memberikan arahan," ungkap pria yang kerap disapa Emil itu setelah rapat.

Emil mengatakan, di setiap sesi rapat, dia selalu meminta agar pegawai Pemkot Bandung harus bisa menahan diri dari godaan aktivitas pungutan liar dan gratifikasi.

"Kalau saya di setiap rapat selalu mengingatkan untuk menjaga integritas jangan ada godaan, karena kejahatan itu datang dari dua hal, satu ada niat dua ada kesempatan. Kepada dinas-dinas yang seliweran godaan-godaan itu kalau niatnya sudah dimatikan dari pikiran kan tidak kejadian tindakan pelanggaran. Oleh karena itu saya ingatkan itu," tutur Emil.

Emil meminta para PNS untuk tidak bermain dalam delik korupsi. Sebab Pemkot Bandung, lanjut dia, telah berkomitmen dengan kepolisian untuk menindak tegas segala aktivitas korupsi.

"Momentum saat ini saya ingatkan jangan macam-macam. Saya dengan Pak Kapolrestabes berkomitmen untuk menegakkan di semua pelayanan publik yang punya potensi penyalahgunaan wewenang," ucap Emil.

"Karena ekor itu gimana kepala, kepalanya suka duit, ekornya suka duit. Kalau kepalanya bengkok sedikit, ekornya bengkok lebih banyak. Dan ini refleksi buat kita semua mengawali tahun 2017, fokus pada pekerjaan hindari seperti itu," tambahnya. (Kompas.Com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved