Waktu yang Tepat Beli Apartemen
Selain itu, beberapa saran lainnya seperti pilih lokasi yang sedang berkembang (sunrise), dan dekat dengan berbagai pusat kegiatan.
POS KUPANG.COM -- Kebanyakan orang akan menyarankan untuk membeli properti, termasuk apartemen, adalah membeli pada saat harga perdana (early bird), ketika masih dalam tahap pembangunan. Selain itu, beberapa saran lainnya seperti pilih lokasi yang sedang berkembang (sunrise), dan dekat dengan berbagai pusat kegiatan.
Padahal masing-masing pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Seperti dijelaskan oleh Reynaldi Djajady, Deputy Sales Manager Paddington Heights Alam Sutera Group, membeli properti ketika early bird bukan berarti tanpa masalah, seperti kualitas yang belum diketahui dan investasi yang idle selama unit belum dapat digunakan.
"Biasanya, kalau yang harga perdana itu pertama kualitas bangunannya kita nggak tahu bagaimana. Harganya lebih murah, tapi investasi kita tidak berkembang selama dua sampai tiga tahun karena tidak bisa disewakan," jelasnya ketika diwawancara oleh Kompas.com di kantornya, Rabu (28/12/2016).
Beda halnya dengan membeli properti ketika sudah jadi. Selain dapat melihat langsung kualitas bangunannya, properti tersebut sudah langsung dapat dipakai atau menjadi passive income apabila disewakan. Namun harga properti biasanya sudah mahal.
Dalam perbincangan ini, Reynaldi juga menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari konsep apartemen yang populer saat ini, yaitu Superblok. Ini adalah konsep yang membuat sebuah kawasan dengan kelompok bangunan gedung yang dirancang secara terpadu dan terintegrasi.
Pada sebuah kawasan superblok, satu kawasan tersebut bisa difungsikan untuk beberapa hal. Mulai dari residensial, mal, kantor, ruko, hotel, bahkan kampus. Pada satu sisi, penghuni yang tinggal di sana akan merasa nyaman karena mendapatkan fasilitas yang lengkap.
Namun biasanya kenyamanan tersebut ditukar dengan "kepadatan".
"Bisa dibayangkan Anda mau masuk rumah, Anda harus rebutan dengan yang mau masuk office, mau masuk ke mal, mau masuk hotel. Biasanya sangat macet. Sangat crowded. Setelah masuk, Anda harus muter-muter cari parkir yang sangat penuh karena jumlahnya tidak memadai" jelas Reynaldi.
Konsep semi superblok pada Paddington Heights Apartment Towers
Dalam perbincangan lebih lanjut, Reynaldi memberikan berbagai faktor yang dapat dipertimbangkan dalam memilih apartemen. Faktor-faktor tersebut terdapat dalam Paddington Heights Apartment Towers dengan konsep semi superblok yang berlokasi di Alam Sutera.
Paddington Heigts merupakan single tower apartemen dengan segala kenyamanan dan privasi yang tidak akan didapatkan dari apartemen superblok yang padat. Namun karena lokasinya yang berada di kawasan Central Business District (CBD) Alam Sutera, segala efektivitas dan efisiensi yang didapatkan dari superblok juga bisa didapatkan di sini. Lokasi sangat strategis hanya 2 menit dari dan menuju pintu tol Jakarta-Merak.
"Kenapa kita bilang begitu (semi superblok)? karena kita jalan kaki itu hanya tiga menit menuju Mall @ Alam Sutera. Jadi kalau mau cari makan, mau cari hiburan, tinggal ke sebelah. Terus kita itu tepat di sebelahnya Universitas Binus Alam Sutera. Sebelahnya persis. Jadi dekat pusat pendidikan. Kemudian kita dekat dengan banyak perkantoran," paparnya.
Selain Mall @ Alam Sutera, masih ada IKEA, Living World, The Flavor Bliss, Pasar 8, Universitas Bunda Mulia (UBM) Alam Sutera yang akan mulai beroperasi tahun ini, Rumah Sakit Omni Alam Sutera, dan masih banyak lagi. Semua fasilitas di kawasan yang "sudah jadi" ini dapat diakses dengan mudah dari Paddington Heights Apartment Towers.
Kawasan Alam Sutera memang sudah terkenal sebagai sebuah kawasan hunian terintegrasi lengkap dengan berbagai fasilitas di segala aspek kehidupan. Mulai dari kesehatan, pendidikan, hiburan, bisnis, keamanan, lingkungan, akomodasi dan transportasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi_20170113_102756.jpg)