Nahak: Belum Digunakan Jalan Sudah Rusak
Pengerjaan Jalan di desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur sepanjang 1,5 Km diduga dikerjakan asal-asalan oleh CV Alfa Jaya.
Penulis: Dion Kota | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota
POS KUPANG.COM, BETUN -- Pengerjaan Jalan di desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur sepanjang 1,5 Km diduga dikerjakan asal-asalan oleh CV Alfa Jaya.
Pasalnya belum selesai dikerjakan, kondisi jalan yang dibangun menggunakan dana desa ini saat ini sudah rusak berat.
Pantauan pos kupang, Senin (9/1/2017)pengerjaan jalan jenis sertu dan rabat beton yang mulai dikerjakan bulan September lalu saat ini dalam keadaan rusak parah.
Material sertu pada jalan sebagian telah hilang disapu air hujan. Tidak hanya itu, keadaan drainase dan talu jalan sebagian sudah hancur.
Deker yang dibangun menggunakan rabat beton saat ini sudah hancur akibat di hantam aliran air hujan.
Diduga kuat pengerjaan dilakukan secara asal-asalan sehingga kualitasnya tidak kuat. Hal ini terlihat dari pembangunan saluran drainase yang dibangun di atas tanah tanpa lebih dahulu digali.
Rusaknya jalan desa ini mendapat kecaman dari beberapa masyarakat. Mereka menilai kontraktor yang mengerjakan pengerjaan jalan bekerja hanya mengerja uang.
Pasalnya belum sempat digunakan, jalan tersebut sudah rusak duluan.
" Pak, kami lihat orang kerja ini jalan asal kerja saja. Mereka giling ini jalan ini satu kali saja. Akibatnya begini, belum digunakan eh jalannya sudah rusak duluan. Kami masyarakat dirugikan karena ini kerja pakai uang kami," ujar Marcelinus Nahak mantan wakil dusun Tetedoen, Desa Raiulun.
Hal senada juga diutarakan oleh Alfonsius Meda tokoh adat desa raiulun. Ia menilai kontraktor yang mengerjakan jalan desa tidak bekerja sepenuh hati. Ia menilai kontraktor hanya mengejar uang tetapi tidak serius dengan pengerjaan jalan. oleh sebab itu, ia menuntut kontraktor tersebut harus memperbaiki badan jalan dan saluran drainese yang sudah rusak.
" Mereka kerja tidak perhatikan kualitas sehingga hujan sebentar saja jalan yang baru dibangun langsung rusak begtu. Saya berharap pemerintah bisa bersikap tegas terhadap kontraktor yang kerja asal-asalan seperti ini," ungkapnya dengan nada keras.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jalan-rabat-beton-rusak_20170109_223129.jpg)