Jernihnya Air Laut di Pantai Ora, Serasa di Maladewa
Pemandangan paling menyembuhkan setelah perjalanan jauh tentu saja langit biru dan laut jernih
Di sanalah saya bertemu dengan teman-teman baru, seperti Annas, Ina, Ria, Endah, dan Ulfa. Dalam bertualang atau jalan-jalan, selain tempat yang bagus, butuh teman yang cocok.
Nah, mereka ini teman seperjalanan yang asyik, tidak mudah mengeluh, dan tahu menikmati keindahan alam.
Mereka mendapat impresi yang sama tentang Ora. "Datang ke Ora tanpa ekspektasi, hasilnya malah wow, ha-ha-ha. Pengin buat (tempat) honeymoon," ujar Ina.
Sejauh ini, keindahan Pantai Ora masih prima. Sayangnya, beberapa pengunjung berulah bak vandalis dengan mencorat-coret bebatuan atau tebing pantai sehingga merusak keindahan.
"Sayang sekali kalau tempat seindah itu jadi rusak," ujar Endah yang berprofesi sebagai dokter hewan.
Ulfa pun merasakan Pantai Ora sangat cocok untuk menenangkan diri. "Cocok untuk menyepi dari dunia luar. Ala-ala di Maladewa, he-he-he."
Sensasi Ulfa bisa jadi mewakili kesan para pengunjung saat berada di Ora. Ini juga membangun kesadaran bahwa alam Indonesia menyimpan keindahan tiada tara. Sampai-sampai datang ke Pantai Ora serasa berada di Maladewa.(Kompas.Com)