Puluhan siswa SMP dan SMA Lintas Agama Gotong Royong Bersihkan Halaman Masjid Agung Purwakarta

Puluhan siswa SMP dan SMA lintas agama melakukan bersih-bersih di halaman Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta

Puluhan siswa SMP dan SMA Lintas Agama Gotong Royong Bersihkan Halaman Masjid Agung Purwakarta
KOMPAS.com/RENI SUSANTI
Siswa lintas agama bersih-bersih di halaman Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Jumat (23/12/2016). 

PURWAKARTA.COM -- Puluhan siswa SMP dan SMA lintas agama melakukan bersih-bersih di halaman Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Jumat (23/12/2016).

Siswa tersebut berasal dari beberapa SMP dan SMA di Purwakarta. Di antaranya SMAN 1 Bungursari, SMPN 1 Purwakarta, dan SMP/SMA Yos Sudarso.

"Di SMAN 1 Bungursari ada 27 siswa non muslim. Yang datang 10 orang sebagai perwakilannya dari agama Protestan, Katolik, dan Hindu," ujar Rugun Silalahi, guru Pendidikan Agama Kristen SMAN 1 Bungursari di Purwakarta, Jumat (23/12/2016).

Rugun menjelaskan, setiap Jumat di sekolah-sekolah Purwakarta ada kegiatan rutin. Untuk Muslim di SMAN 1 Bungursari kebetulan ada kegiatan Muludan sehingga tidak bisa berpartisipasi. Untuk non-muslim, Jumat Kerohanian ini dialihkan ke Masjid Agung.

"Bagi siswa Kristen dan Katolik, ini sebagai aksi Natal dan pelayanan," tuturnya.

Salah satu siswa, Hana Graceila Sitindjak, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Dia beberapa kali datang ke masjid namun baru kali ini ikut bersih-bersih di masjid.

"Tadi kumpul di sekolah. Terus bawa peralatan bersih-bersih dan datang kesini," imbuhnya.

Siswa SMPN 1 Purwakarta, Marsha Bunga D (12), mengungkapkan hal yang sama. Ia senang bersih-bersih karena bertemu dengan teman-teman, termasuk siswa berbeda sekolah.

"Kemarin ada yang bersih-bersih juga di gereja, tapi berbeda dengan rombongan yang hari ini," imbuhnya.

Para siswa tersebut sudah berkumpul di halaman masjid pukul 06.30 WIB. Para siswa ada yang datang dengan menggunakan angkot dan jalan kaki.

Satu jam kemudian, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi beserta beberapa staf nya ikut melakukan bersih-bersih. Kegaiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan toleransi para siswa. Selain itu, sebagai bentuk terima kasih atas kegiatan siswa bersih-bersih Gereja jelang Natal, kemarin. (*)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved