Kamis, 16 April 2026

Kasus Sabu Raijua

Gubernur Lebu Raya Meneteskan Air Mata Liat Korban Anak

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meneteskan air mata saat menjenguk tujuh murid SD yang menjadi korban penikaman, di Puskesmas Seba,Rabu (14/12/2016)

Penulis: Edy Hayong | Editor: omdsmy_novemy_leo

POS-KUPANG.COM, SEBA - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya meneteskan air mata saat menjenguk tujuh murid SD yang menjadi korban penikaman di Puskemas Seba, Kabupaten Sabu Raijua, Rabu (14/12/2016).

Gubernur menghibur anak-anak yang dianiaya Irwansyah serta orangtua mereka.

"Bagaimana keadaanmu, cepat sembuh ya," kata Gubernur Frans kepada korban di Puskesmas Seba. Gubernur Lebu Raya yang didampingi Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hery Wiranto, Kapolda NTT, Brigjen Pol E Widyo Sunaryo dan unsur Forkompinda NTT lainnya menyambangi semua ruangan tempat para korban dirawat.

Gubernur Frans mengharapkan agar ketujuh murid SD Negeri 1 Seba, Kecamatan Sabu Barat tersebut segera sehat kembali dan tidak mengalami trauma berkepanjangan. Gubernur memberikan motivasi kepada orangtua para korban agar memulihkan trauma psikis anak-anak mereka.

Kepada wartawan Gubernur Frans menekankan serangan Irwansyah (34), seorang pedagang keliling terhadap ketujuh murid SD itu kasus kriminal murni bukan penyerangan yang bermotif sentimen SARA. Dia mengimbau warga Sabu Raijua tidak percaya isu-isu menyesatkan yang bisa menyembulkan masalah baru.

"Peristiwa ini tidak ada kaitannya dengan SARA. Masyarakat tetap bekerja seperti biasa, jangan percaya isu yang menyesatkan. Sebentar lagi kita akan merayakan Natal. Saya minta warga Sabu Raijua rangkul semua orang dan saling menjaga kerukunan di antara umat beragama," katanya. Gubernur Frans pada kesempatan itu memberikan bantuan berupa uang tunai serta obat-obatan.

Kepala Puskesmas Seba, Karlina Ludji mengatakan, kondisi para korban berangsur pulih. Mereka dalam beberapa hari ke depan sudah bisa diizinkan pulang ke rumah tetapi tetap dikontrol.

Karlina meminta orangtua ketujuh murid memberikan motivasi agar anak-anak bisa pulih pasca insiden serangan, Selasa (13/12/2016).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sabu Raijua, Dominggu Sarambu mengatakan akondisi anak anak yang mengalami penganiayaan sudah cukup sehat dan tidak ada yang dirujuk ke Kupang.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved