Sabtu, 23 Mei 2026

Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul

Selain Selat Bosporus yang elok, Hagia Sophia adalah landmark Istanbul, kota dengan populasi 14,3 juta jiwa atau yang terpadat di Turki

Tayang:
Penulis: dion db putra | Editor: Dion DB Putra
Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul - ayasofya1_20161212_165748.jpg
POS KUPANG/DION DB PUTRA
Wisatawan menikmati aneka warisan bersejarah di dalam gedung Ayasofya Istanbul.
Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul - ayasofya2_20161212_165854.jpg
POS KUPANG/DION DB PUTRA
Tampak depan gerbang utama bangunan Ayasofya atau Hagia Sophia Istanbul yang usianya hampir 2.000 tahun.
Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul - topkapi_20161212_170027.jpg
POS KUPANG/DION DB PUTRA
Pintu gerbang utama Istana Topkapi yang letaknya tak seberapa jauh dari Ayasofya.
Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul - ayasofya3_20161212_170054.jpg
POS KUPANG/DION DB PUTRA
Interior Ayasofya yang merupakan gabungan gereja dan masjid.
Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul - ayasofya4_20161212_170151.jpg
POS KUPANG/DION DB PUTRA
Ornamen indah sejak zaman Bizantium di dalam bangunan Ayasofya Istanbul.

Kota Istanbul memang memiliki banyak situs sejarah yang penting dan masih lestari hingga kini. Ketika masih bernama Konstantinopel, dia merupakan ibukota Kekaisaran Romawi Timur. Menurut sejarah, ibukota Romawi Timur awalnya adalah Nikomedia di Anatolia lalu sejak tahun 330 berpindah ke Bizantium lalu berganti nama menjadi Konstantinopel.

Kekaisaran Romawi Timur merupakan kekuatan terbesar ekonomi, budaya dan militer di Eropa pada zamannya. Wilayah kekuasaannya membentang dari Armenia hingga Calabria di Italia Selatan bahkan sebagian wilayah Afrika termasuk negara subur Mesir. Kekaisaran Romawi terbagi menjadi barat dan timur tahun 395 setelah kematian Theodosius I yang merupakan kaisar yang memerintah seluruh Romawi.

Pembagian ini mengacu pada persamaan bahasa. Kekaisaran Romawi Barat penduduknya menggunakan bahasa Latin sedangkan Romawi Timur bahasa Yunani. Sejarah mencatat pemisahan ini justru menggerogoti persatuan Romawi hingga akhirnya Romawi Timur jatuh ke tangan Turki Usmani tahun 1453. (dion db putra)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved