Sabtu, 11 April 2026

PLN Pusat Temui Bupati Manggarai, Beri Penjelasan Soal Ulumbu

Dalam mengatasi persolan listrik di Kabupaten Manggarai, Perusahaan Listrik Negara (PLN) pusat menemui Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus,S.H, M.H bers

Penulis: Aris Ninu | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/EGI MOA
Bupati Manggarai, Kamelus Deno 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Dalam mengatasi persolan listrik di Kabupaten Manggarai, Perusahaan Listrik Negara (PLN) pusat menemui Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus,S.H, M.H bersama Wabup Manggarai, Drs.Victor Madur guna memberikan penjelasan soal pengembangan lanjutan PLTU Ulumbu,Kamis (24/11/2016) pagi.

Dalam pertemuan dan pemaparan dari PLN telah ada komitmen membangun dua unit pembangkit baru masing masing berkapasitas 20 Megawatt.

Manajer Senior PLN, Yudistian Yunis saat pemaparan di Kantor Bupati Manggarai, menjelaskan, pengembangan listrik Ulumbu, PLN akan membangun dua pembangkit dalam perencananya akan mengebor 6 sampai 7 sumur untuk dijadikan pembangkit listrik sehingga Ulumbu menghasilkan listrik berkapsitas 40 Megawatt.

Menurut Yunis, teknologi pembangunan geoterma kepala sumur masih dipertimbangkan dan PLN akan memilih teknologi yang terbaik. Sejauh ini banyak negara yang memiliki pengembangan teknologi geoterma seperti mencontohkan Cina,Amerika,Eropa dan Jepang.

Yunis menjelaskan,berdasarkan hasil penelitian, Ulumbu memiliki potensi listrik 100 Megawatt dan PLN hanya optimalkan 10 Megawatt. Kebutuhan listrik untuk Kabupaten Manggarai pada pagi hari berkisar 2 sampai 3 megawatt sementara kebutuhan listrik dimalam hari mengalami peningkatan berkisar 8 Megawatt.

"Kendala yang dihadapi PLN untuk melistriki Kabupaten Manggarai selama ini adalah jaringan transmisi dari Ulumbu menuju Ruteng.Di sisi lainya, Mengandalkan Pembangkit Ulumbu melistriki Ruteng untuk membantu pembangkit lain yang sudah rusak. Walaupun dipaksakan namun bisa berjalan dengan normal sehingga mesin yang digunakan selama ini butuh waktu lama untuk perawatan dan diperbaiki,"terang Yunis.

Menjawab persoalan tersebut, ungkapanya, PLN melakukan pembenahan Jaringan transmisi dengan membangun tower besar.Pembangunan jaringan transmisi ini diselesaikan pertengahan tahun 2017.PLN akan melakukan Pembenahan jaringan transmisi ke pelanggan.Kapasitas daya sebelumnya untuk jaringan transmisi pelanggan berkisar 70 Kwh diturunkan menjadi 20 Kwh.

Ia menjelaskan, pembangunan tower besar untuk daratan Flores diselesaikan pada akhir 2017. PLN optimis kebutuhan listrik untuk Flores bisa terpenuhi dengan mengoptimalkan beberapa pembangkit,misalkan pembangkit listrik Ulumbu dengan kapasitas 40 Megawatt, Mataloko 20 Megawatt dan pembangkit listrik Sokornia dengan kapasitas daya 20 Megawatt.Total daya untuk Ketiga pembangkit ini berkapasitas 80 Megawatt.

Ketika diminta tanggapan tentang tujuan kunjungan ke Kabupaten Manggarai,Yunis menjelaskan bahwa sebagai perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) PLN wajib melakukan sosialisai tentang pengembamgan listrik Ulumbu kepada Pemkab Manggarai,Masyarakat dan DPRD. Sosialisasi ini merupakan amanat SK Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM)

Dijelaskanya,dalam pengembangan listrik Ulumbu tidak menggunakan dana APBN tetapi didanai oleh PLN dan pendanaan asing misalkan Jerman siap mengalokasikan dana Rp 1,2 triliun.

General Manager (GM) PLN NTT, Rikara Safkaur dalam sambutanya, mengungkapkan, sebagai pemegang wilayah kekuasaan pertambangan (WKP) Ulumbu,PLN tentunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang proses eksplorasi dan eksplotasi lanjutan.

"Kewajiban yang dilakukan oleh pemegang WKP Ulumbu untuk melakukan sosialisasi kepada Masyatakat,Pemerintah dan DPRD.Hal ini merupakan bagian dari proses pengembangan listrik selanjutnya," katanya.

Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, S.H,M.H mengapresiasi kepada PLN dan Pimpinan PLN pusat yang dinilai sangat respon terhadap persolan listrik di Manggarai
Bupati Kamelus mengatakan, PLN telah menjawab persoalan listrik bagi masyarakat Manggarai. Di mana pada tahun 2016 PLN telah mengadakan mesin baru di pembangkit Waso yang berkapasitas 500 Kwh.Selain itu, pada tahun 2017,PLN pusat berjanji untuk pembangunan jaringan transmisi Ruteng-Reo dengan kapasitas 20 Kwh

"Ini merupakan bentuk keseriusan PLN untuk mengatasi masalah listrik di Manggarai.PLN mempunyai atensi luar biasa kepada rakyat Manggarai sehingga kerjasama Pemkab dan PLN bisa diwujudkan dengan baik,"ujar Bupati Kamelus.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved