Korban Tenggelam di Air Terjun Pelajar SMK Karya Ruteng Masih dalam Pencarian
Tiven Liu Mota Pua (16), korban tenggelam di lokasi wisata air terjun Cunca Lega, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Mingg
Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu
POS KUPANG.COM, RUTENG -- Tiven Liu Mota Pua (16), korban tenggelam di lokasi wisata air terjun Cunca Lega, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Minggu (13/11/2016) siang adalah pelajar SMK Karya Ruteng.
Korban pergi ke obyek wisata bersama teman-temannya sebanyak lima orang yang juga pelajar SMK Karya Ruteng.Yang mana sebelum mandi di lokasi air terjun teman-teman korban masih sempat bersama teman-temannya mampir di rumah keluarganya di dekat lokasi.
Hingga pukul 15.00 wita, Senin (14/11/2016) sore pencarian korban di lokasi masih terus dilakukan warga bersama aparat Polres Manggarai dibantu tujuh anggota Basarnas dari Labuan Bajo yang telah berada di lokasi guna melakukan pencarian.
Baca: Remaja 16 Tahun Tenggelam di Lokasi Wisata Air Terjun Cunca Tengku Lese Manggarai
Keluarga pun telah di lokasi dan bersama tua adat menggelar ritual adat sehingga mempermudah proses pencarian korban.
Data yang diperoleh Pos Kupang dari Polres Manggarai yang dikirim Humas Polres Manggarai, Senin (14/11/2016) siang, menjelaskan, sekitar pukul 11.30 wita,Minggu (13/11/2016) sekitar 5 orang pelajar SMK Karya Ruteng pikinik di lokasi wisata Air Terjun Cunca Lega.
Namun sebelum Pikinik di Air Terjun tersebut beberapa rekan korban menyempat diri mampir di rumah keluarga korban yang berada di Kampung Tebo, Desa Tengku Lese.
Akan tetapi korban bersama temannya bernama Vinsensius Jenaldi, pelajar SMK Karya Ruteng yang tinggal Woang, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong melanjutkan perjalanan menuju air Terjun Cunca Lega yang berjarak antara kampung Tebo dengan air Terjun Cunca Lega sekitar 500 meter.
Setelah tiba di Lokasi Air terjun Cunca Lega Vinsensius membuka baju dan mengenakan celana pendek langsung melompat kedalam kolam air terjun sedang korban masih berdiri diatas batu yang berada dipinggir Kolam.
Melihat Vinsensius sudah berada dibawa kolam air terjun lalu Vinsensius meminta korban untuk melompat ke dalam kolam air terjun dengan mengatakan bahwa "Kamu loncat sudah, dasar kamu Banci" mendengar perkataan tersebut korban pun langsung melompat kedalam kolam air terjun.
Saat korban berada didalam kolam Vinsensius melihat korban mengtakan meminta tolong sambil mengangkat kedua tangannya sehingga merasa panik Vinsensius pun berusaha menolong dengan mengambil sebatang kayu dan menyodorkan kayu ke arah korban.
Namun korban tidak sempat menggapai kayu yang disodorkan oleh Vinsensius sehingga korban tenggelan ke dasar kolam.
Vinsensius yang melihat korban tenggalam dan tidak dapat diselamatkan langsung berlari ke Kampung Tebo dan memberitahukan kepada warga sekitar dan juga dirinya langsung menelepon ke pihak keluarga korban yang berada di kampung Woang.
Menyikapi adanya kejadian itu, Bhabinkamtibmas Desa Buar, Kecamatan Rahong Utara,Bripka Ridwan Lubalu lalu mendatangi TKP dan menghimbau kepada warga masyarkat yang berada sekitar lokasi TKP untuk meninggalkan TKP sambil menunggu tim dari Polres Manggarai.
Sekitar pukul 16.00 wita anggota Polres Manggarai yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum, Aiptu I Nyoman Samuel dan didampingi Kanit Politik Sat. Intelkam Aiptu I Wayan Artha bersama anggota Piket Fungsi mendatangi TKP dan melakukan Pengumpulan bahan keterangan terhadap para saksi yang mengetahu peristiwa tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/air-terjun-tengku-lese_20161113_203707.jpg)